oleh

Siswa Naik Atap Angdes, Siapa Salah?

LAHAT – Fenomena siswa menaiki atap mobil angkutan desa sering terjadi. Terutama di kawasan pedesaan. Sering terlihat, siswa memilih menaiki atap angdes saat pergi maupun pulang sekolah.

Menyikapi hal tersebut, Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap SIK melalui Kasat Lantas AKP Rio Artha Luwih menegaskan bahwa pihaknya melakukan sosialiasi ke sekolah, bahkan ke sopir-sopir angkutan desa. Apalagi kondisi tersebut bisa membahayakan penumpang.

“Kalau berhenti mendadak atau pegangan tidak kuat kan bisa jatuh. Maka sopir angdes tersebut bisa dijadikan tersangka karena kelalaiannya,” kata Rio.

Untuk itu, pihaknya akan tetap menindak tegas para sopir bila memperbolehkan para siswa atau penumpang lainnya menaiki atap angdes.

Sementara Plt Kadishub Lahat Indaharmansyah SP MSi menambahkan bahwa memang saat ini armada angkutan desa berkurang. Namun beberapa angkutan lainnya juga bertambah seperti ojek dan lainnya. Selain itu, kadang bukan hanya kurangnya kesadaran para sopir namun juga karena para siswa atau penumpang tersebut yang bandel tidak mengindahkan keselamatan. Memilih naik ke atas angdes. Untuk itu, pihaknya juga melakukan sosialisasi ke sekolah dan angdes agar tidak berbuat demikian, membiarkan siswa atau penumpang naik ke atap angdes. (gti)

Komentar

Berita Lainnya