oleh

Siswa SMA Hadapi USP-BK, Ini Pesan Gubernur

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Ujian Satuan Pendidikan Berbasis Komputer (USP-BK) Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA/SMK) Negeri di Kota Palembang resmi dimulai, pada Senin (29/3) pagi. Ujian penentu kelulusan siswa dan siswi kelas XII tersebut, digelar secara langsung dengan pengawasan yang ketat, tanpa mengesampingkan penerapan kepatuhan protokol kesehatan.

Kepala SMAN 17 Kota Palembang, Purwiastuti Kusumastiwi melalui wakil kurikulum, Risyana SPd MSi mengatakan, sebagaimana pelaksanaan ujian akhir kelulusan pada tahun akademik sebelumnya, pihaknya dalam USP-BK di tahun 2021 ini tetap mengedepankan mutu atau kualitas atas soal-soal yang diujikan. Meskipun, dirancang secara mandiri oleh pihak sekolah, sekaligus penilaian akhirnya juga dikoreksi pihak dari sekolah.

“Benar USP-BK ini pengganti dari pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Namun tetap merujuk dalam standar Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2013. Tidak ada perubahan ataupun pemangkasan. Bahkan, rata-rata kelulusan dipatok harus capai 70. Jadi dipastikan berlangsung kompatibel dan penuh integritas,” kata Risyana kepada SUMEKS.CO.
blank
Risyana menjelaskan, Teknis pelaksanaan USP-BK diatur sedemikian rupa. Merujuk pada ketentuan satuan tugas (Satgas) COVID-19 di satuan Pendidikan dan Impelemtasi surat keputusan empat Menteri, tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran dimasa Pandemi COVID-19.

Total ada 383 peserta didik SMAN 17 tercatat mengikuti ujian, mereka masing-masing diujikan sebanyak 14 mata pelajaran. Dari total jumlah tersebut, jadwal per harinya dibagi menjadi dua kelompok, sesi pagi dan siang. Masing-masing kelompok tersebut, mendapatkan 4 sesi ujian sampai pukul 10.00 wib dan 16.00 WIB sore.

“Keseluruhan USP-BK berlangsung selama tujuh hari,” imbuhnya seraya menambahkan, tanggal 29, 30, 31, Maret dan 1, 5,6,7 April. Tapi, khusus untuk tanggal 2, 3, 4, Maretnya siswa diliburkan dan dihimbau untuk tetap belajar dirumah. ” Sebab memang tanggal merah,” tambahnya.

Terpisah, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru secara khusus meminta agar satuan pendidikan tetap mematuhi protokol kesehatan selama penyelenggaraan USP-BK. “Selamat melakukan ujian. Saya berharap anak-anak kita dapat lulus dengan nilai yang memuaskan. Yang terpenting tetap patuhi protokol kesehatan,” pungkasnya (bim)

Komentar

Berita Lainnya