oleh

Skrining Mandiri Covid-19 Bantu Peserta Lakukan Deteksi Dini

PRABUMULIH – BPJS Kesehatan telah meluncurkan Skrining Mandiri Covid-19 pada aplikasi Mobile JKN. Penambahan fitur ini diharapkan dapat meminimalisir penularan Covid-19 karena peserta bisa langsung melihat hasil dari screening Covid-19 saat itu juga, apakah berpotensi rendah atau tinggi terhadap penularan Covid-19. Skrining Mandiri Covid-19 ini dapat diakses secara cuma–cuma oleh peserta JKN-KIS yang telah mengunduh aplikasi Mobile JKN.

Sebagai upaya penekanan perkembangan Covid-19, maka Mobile JKN turut serta menekan perkembangan Covid-19 dengan melakukan skrining mandiri terhadap peserta yang dilakukan oleh peserta sendiri dengan ketentuan lokasi pengisian akan disimpan pada sistem dan data diisi sejujur-jujurnya.

“Peserta tidak perlu khawatir, karena kerahasiaan data yang dijawab akan dijamin oleh BPJS Kesehatan. Dalam skrining mandiri Covid-19 tersebut, juga akan terkoneksi dengan lokasi peserta apabila peserta mengaktifkan GPS di smartphone mereka dan juga disinergikan dengan data dan informasi status zona di wilayah masing-masing peserta,” terang Kepala BPJS Kesehatan Cabang Prabumulih Yunita Ibnu, Jumat (19/06).

Fitur Skrining Mandiri Covid-19 pada Mobile JKN ini dirasakan oleh salah satu peserta JKN-KIS, Basuki (33). Menurutnya, banyak manfaat yang ia rasakan menggunakan aplikasi Mobile JKN, di antaranya bisa mengubah lokasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), mengubah data pribadi, menggunakan antrean elektronik, melihat ketersediaan tempat tidur, serta informasi lainnya yang dibutuhkan oleh peserta JKN-KIS.

“Bahkan sekarang di aplikasi ini juga sudah ada fitur Skrining Mandiri Covid-19 yang langsung saya coba. Keren sekali dengan fitur ini, saya bisa tahu apakah saya berpotensi terkena Covid-19 atau tidak. Jadi, saran saya segera buka aplikasi Mobile JKN dan lakukan pengecekan status secara rutin. Jangan ragu isi dengan keadaan kita yang sebenar-benarnya. Tetap tenang kalau kondisi kita sedang tidak baik, nantinya aplikasi akan mengarahkan kita untuk konsultasi kesehatan melalui fitur chat dokter di FKTP masing masing,” kata Basuki. (RW/df)

 

Komentar

Berita Lainnya