oleh

SMAN 1 Ulu Musi Sepi, Siswa Tidak Bisa ke Sekolah

-Sumsel-353 views
EMPAT LAWANG – Pasca putusnya Jembatan Ponton Desa Padang Tepong penghubung Kecamatan Ulu Musi – Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) aktivitas belajar dan mengajar di SMA Negeri 1 Ulu Musi, terhambat. Pasalnya, para siswa dan guru banyak yang tidak bisa ke sekolah, akibatnya sekolah menjadi sepi, Senin (29/4).
Salah seorang warga setempat, Darul Qutni mengatakan, aktivitas di sekolah nampak hanya beberapa pelajar yang datang ke sekolah, begitu juga dengan guru. Dari luar sekolah, kondisi nampak sepi. Selain itu tenda untuk perpisahan pelajar kelas tiga yang batal digelar masih terpasang dan dialihkan dengan acara yasinan di rumah kepala sekolah.
“Tidak ada yang datang ke sekolah, hanya ada seorang duo orang saja yang nampak,” ujar Darul.
Dikatakan Darul, jembatan merupakan satu satunya akses terdekat. Kalau pelajar ke sekolah melewati jalan alternatif jembatan kuning multifungsi di Desa Puntang atau jembatan Talang Bengkulu melewati jembatan dari pohon kelapa membutuhkan waktu tempuh lebih lama, jauh memutar dan takut kalau-kalau ada begal.
“Sedangkan letak sekolah SMA Negeri 1 Ulu Musi hanya berjarak sekitar 500 meter ke arah Paiker dari lokasi jembatan hanyut,” jelasnya.
Foto : Eno/Sumeks.co

Untuk saat ini Lanjut Darul, tidak nampak perahu karet di lokasi, namun menurut informasi berkembang di lokasi bakal ada bantuan perahu getek. “Rencananya akan disiapkan pemerintah perahu getek untuk anak sekolah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Empat Lawang, Rita Purwaningsih mengatakan, belum ada laporan dari pihak sekolah ke pihaknya seperti apa kondisi di SMA Negeri 1 Ulu Musi. Hal ini patut dimaklumi karena SMA kewenangan pengelolaannya merupakan ranah pemerintah provinsi. Meski demikian Disdikbud Empat Lawang tetap akan berkoordinasi ke provinsi.
“SMA itu wewenang provinsi, namun kita tetap Koordinasi. Dengan BPDB Empat Lawang juga akan berkoordinasi agar disediakan perahu karet, kita upayakan meminjam perahu karet kalaupun ada,” kata Rita.
Di sisi lain, Wakil Bupati Empat Lawang, Yulius Maulana mengaku sudah mendapatkan laporan terkait terhambatnya kegiatan belajar dan mengajar di SMA Negeri 1 Ulu Musi imbas jembatan putus.
“Iya, laporanya sudah ada dan saya sudah minta agar segera disediakan perahu bagi para pelajar untuk mereka pulang pergi ke sekolah,” ungkap Wabup.
Untuk langkah darurat mengatasi persoalan tranportasi pasca jembatan putus di Kecamatan Ulu Musi, pihaknya sudah bekomunikasi dengan pihak balai di Kementerian PU. “Sementara sebelum jembatan selesai dibangun, terlebih dahulu akan dibangun jembatan penghubung sementara. Insyaallah dalam waktu dekat bisa dilintasi,” terangnya. (eno)

Komentar

Berita Lainnya