oleh

SMAN 17 Borong Medali di Ajang Internasional

PALEMBANG – Prestasi tinggi kembali dicapai siswa SMA Plus Negeri 17 Palembang yang tergabung dalam ekstrakurikuler Kirana 17 yang membidangi Karya Tulis Ilmiah. Delapan tim yang dikirim di ajang bergengsi International Science Technology and Engineering Competition (ISTEC) yang diselenggarakan Bandung Creative Society (BCS) and Indonesian Young Scientist Association (IYSA) di Bandung, berhasil mengharumkan Indonesia khususnya Sumatera Selatan. Bahkan karya-karya mereka menarik perhatian berbagai media asing yang mempublikasikannya di manca negara.

Kepala SMA Plus Negeri 17 Palembang, Dr Parmin SPd MM mengatakan prestasi tingkat nasional dan internasional adalah target utama sekolah. Di ajang itu sekolah meraih 2 Emas, 4 Perak dan 2 Perunggu.

“Selamat kepada siswa yang telah meraih prestasi tinggi. Kami ingin menciptakan budaya berprestasi bagi anak didik,’’ kata dia.

Dari delapan tim yang dikirim, dua tim sukses meraih medali emas Ahmad Abizar Al Ghiffari/Siti Raudhah Fathonah Nurimani (Science) dan M. Gusti Redho/Athirah Salsabila (Engineering). Peraih medali perak yakni Ferza Kasyeva Adha/M Faris Samudera, M Arya Saputra /Farhan Aurelino, Rachelya Ayu/Natasya Fatimah Salim (Science) dan Farizki Kurniawan/Althaf Nawadir Taqiyyah (Technology). Medali Perunggu Aisyah Shafa Nadhirah/Alfathiah Safanissa dan Ibnu Ahmad Zhafir Aly/Jihan Salsabila (Engineering).

Tentu raihan ini dipersiapkan secara maksimal dan jauh hari. Pun tak lepas dari bimbingan guru Widya Grantina SPd MT. ‘’Terima kasih banyak khususnya kepada guru pembimbng yang sabar dan segala kemampuannya telah bekerja keras membimbing siswa-siswa terbaik mulai dari proses seleksi, persiapan persiapan karya hingga pelaksanaan lomba. Tak lupa terima kasih juga kepada komite SMAN 17 Palembang yang selalu mendukung program-program unggulan sekolah terutama dalam pembiayaan.’’

Widya Grantina SPd MT, guru pembimbing mengatakan karya-karya yang dilombakan terbilang unik dan inovatif. Ia sangat mengapresiasi ide-ide siswa yang begitu cerdas. Tak heran, beberapa karya sudah diprediksi bakal meraih emas.

“Karya ini insya Allah gold, dan ternyata memang sesuai prediksi kita,” ujar Widya. Lomba diikuti 13 negara antara lain Brazil, Thailand, Turkmenistan, South Africa, Turkey, Oman, dan Philiphines ini dibagi dalam tiga kategori yakni Science, Engineering, dan Technology. (wik/ril)

Komentar

Berita Lainnya