oleh

SMAN 2 Lahat Cetak Sejarah Baru

PALEMBANG – SMAN 2 Lahat cetak sejarah baru di Honda DBL South Sumatera Series 2019. Yup, Smanda Lahat sukes mempertahakan gelar Champion untuk kedua kali secara beruntun. Rekor baru yang selama ini, belum pernah dicatatan tim basket putri di Honda South Sumatera Series.

Selebrasi tim SMAN 2 Lahat usai tumbangkan SMAN 3 Banyuasin

Di partai final party Octa Munawaroh dkk, dipaksa susah payah untuk menumbangkan SMAN 3 Banyuasin III angka ketat 51-48. “Alamdulilah syukur, cita-cita seluruh tim tercapai hari ini,” kata Susan Meisaroh Head Coach Smanda Lahat.

Smanda Lahat, memang sudah menggebark sejak kuarter pertama. Lesatan Karina Meisari membawa tim unggul 17-10 kuarter pertama. Kuarter 2 dan tiga, Smantri Banyuasin bangkit. Sumbagkan 11 angka kuarter dua dan 20 angka kuarter 3 memaksa kuarter tiga berkhir dengan angka ketat 41-41.

Kuarter 4 menjadi laga paling seru, skill apik ditunjukan Forward Smantri, Veronika Damayanti kembali memaksa Smanda Banyuasin skor ketat 45-45 di lima menit akhir. Namun, Smanda Lahat kembali bangkit. Dua Leyup sang kapetn Octa Munawaroh plus guard Karina Meisari, membuat Smanti Banyuasin harus mengakhir pertadingan skor 51-48.

“Kuarter 3 dan 4 anak-anak seperti terlalu over confiden. Itu yang membuat tim kita terus disusul. Tapi saya berikan motivasi pada pemain, untuk bangkit saat itu. Ini game terkhir, harus bisa bangkit. Alhamdulilah, mereka berjuang, dan akhirnya kami bisa pertahankan juara,” ujarnya senang.

Setelah berhasil membuat rekor baru, Smanda Lahat rupanya masih punya target di Honda DBL South Sumatera Series. Yakni, ingin mempertahkan gelar tiga kali beruntuk di ajang tahun depan.

” Amin, kami sangat terima kasih pada pihak sekolah yang selama ini memang sangat suport pada tim basket kami. Gelar ini kami persembahkan juga untuk sekolah SMAN 2 Lahat. Perjuangan kami jauh-jauh disini, akhirnya tidak sia-sia,” tegasnya.

Gelar Champion, dua kali secara beruntun bukan cuma jadi kado manis Coach Susan. Tetapi juga sang kapten Octa Munawaroh. Bahkan kebahagian pemain jersey nomor 13 itu, makin lengkap dengan disabetnya label MPV putri tahun ini.

Hanya saja, gelar-gelar ini juga bakal jadi kado perpisahan Octa. Karena sang pemain tahun depan sang pemain sudah pasti lulus sekolah, dan tidak bisa gabung lagi di Honda DBL South Sumatera Series.

“Tetapi saya optimis, teman-teman bisa raih prestasi bagus lagi tahun depan. Isyaallah bisa pertahankan gelar juara ke tiga kalinya,” ungkapnya.

Sementara itu, kepala sekolah SMAN 2 Lahat Tri Turnadi S.Pd mengaku bangga dengan hasil kerja keras anak-anaknya. Baginya, prestasi ini tidak lepas dari kerja keras latihan tim, yang memang sejak 8 bulan kebelakang selalu latihan keras.

“Disini kita membuktikan, jika olahraga basket sebenarnya bukan hanya di Palembang. Tetapi sebenarnya ada banyak potensi basket di daerah. Basket ini sebenarnya milik seluruh Sumsel,” terang kepala sekolah yang memang hobi olahraga tersebut. (end)

Komentar

Berita Lainnya