oleh

Soal Foto Jenazah Pasien Covid-19, PFI Sesalkan Penyataan Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Covid-19

SUMEKS.CO- Organisasi profesi Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat menanggapi pernyataan mantan Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito yang kini resmi diangkat menjadi Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-91. PFI menyesalkan pernyataan Wiku soal foto jenazah pasien Covid-19 hasil karya jurnalistik yang dinilai tidak tepat.

Wiku sebelumnya menanggapi beredarnya foto hasil jurnalistik karya fotografer Joshua Irwandi yang beredar di media sosial dan sempat viral. Wiku menyatakan hal itu kurang etis karena telah menyebarluaskan foto jenazah Covid-19. PFI mengkritik pernyataan Wiku. Dia diminta untuk lebih berhati-hati dalam bicara.

“Seharusnya Pak Wiku lebih berhati-hati dalam menyampaikan pendapat. Apalagi terkait hal-hal yang bukan kompetensinya. Akan sangat berbahaya jika jurnalis dibatasi dan tidak bisa memotret informasi terkait jenazah Covid-19”,kata Sekjen PFI Hendra Eka dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Selasa (21/7).

Hendra menilai, orang yang memotret jenazah Covid-19 itu adalah orang yang memiliki kompetensi sebagai jurnalis. Hal itu dianggapnya sah dan wajar. Karena wartawan, sesuai aturan perundang-undangan, diperbolehkan meliput di tempat berbahaya bahkan terlarang sekalipun demi kepentingan publik.

“Jurnalis mendapatkan privilege untuk dapat akses liputan ke tempat-tempat berbahaya sebagai perwakilan mata dan telinga publik. Jurnalis juga selalu mengemukakan informasi untuk kepentingan publik”, kata Hendra yang juga fotografer Jawa Pos itu.

PFI meminta Wiku Adisasmito meralat peryataannya karena dinilai kurang tepat. Apalagi kapasitas Wiku sebagai pejabat publik. PFI sebelumnya sudah mendapat klarifikasi sekaligus permohonan maaf dari Erdian Aji Prihartanto alias Anji karena telah memposting foto karya Joshua Irwandi dan membubuhinya dengan opini yang dinilai telah melecehkan karya jurnalistik. Anji pun sudah memenuhi sejumlah point yang diajukan PFI. Salah satunya adalah meminta maaf secara terbuka.

“Anji sudah meminta maaf langsung dengan menelepon saya dan menepati janjinya dengan meminta maaf secara terbuka di Instagram. PFI menerima permintaan maafnya”, tutur Hendra Eka.

Dengan adanya permintaan maaf Anji, maka PFI menilai permasalahan ini sudah selesai. Ia pun berharap ke depannya tidak ada lagi orang yang mendiskreditkan karya jurnalistik.

Joshua selaku pemilik foto juga sudah menerima permintaan maaf Anji. “Saya kira cukup sampai disini, saya menerima dengan tulus permintaan maaf dari Anji, dan semoga hal serupa tidak terulang,” jelas Joshua Irwandi.S(jpg/jawapos)

Komentar

Berita Lainnya