oleh

Soft Launching ‘Teman Bus”, Armada Transportasi Baru Gratis Sampai Desember

Sumeks.co – Kementerian Perhubungan telah meluncurkan layanan transportasi perkotaan berbasis jalan yaitu TEMAN BUS. Pengoperasian TEMAN BUS ini menjadi layanan pertama di Kota Palembang dalam program Buy The Service (BTS) dan bekerja sama dengan PT Transmusi Palembang Jaya.

TEMAN BUS hadir sebagai Angkutan Bus Rapid Transit (BRT) untuk penunjang mobilisasi masyarakat yang terintegrasi dengan layanan angkutan massal LRT. “Layanan TEMAN BUS dibutuhkan karena melihat kondisi layanan angkutan umum di wilayah perkotaan yang perlu penanganan lebih baik dan berkelanjutan,” ujar Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Bpk Drs. Budi Setiyadi, S.H., M.Si.

TEMAN BUS merupakan langkah awal implementasi dari program Buy The Service (BTS) yang memberikan subsidi penuh terhadap biaya operasional layanan yang dilaksanakan oleh Operator dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan. Standar pelayanan inilah yang menjadi acuan pelayanan operator untuk layanan yang lebih baik kepada masyarakat, sehingga diharapkan lebih banyak penumpang yang beralih ke moda transportasi public.

“Karena naiknya juga GRATIS, lebih AMAN, NYAMAN, SELAMAT dan bus akan ada di halte setiap 10 MENIT SEKALI. Penumpang cukup menyiapkan kartu non tunai, dan buka aplikasinya untuk melihat rute, jadwal dan posisi bus secara real time, jadi penumpang lebih mudah dalam mobilisasi di kawasan perkotaan,” katanya.

Layanan TEMAN BUS di Kota Palembang sebanyak 45 unit, dengan rute layanan di 3 koridor, yaitu Koridor 1 Terminal Alang Alang Lebar – Dempo, Koridor 2 Asrama Haji – Terminal Sako dan Koridor 3 Terminal Plaju – Pasar Induk Jakabaring. TEMAN BUS berupa kendaraan Bus Sedang yang berkapasitas 40 penumpang dengan 20 tempat duduk serta Bus Besar yang berkapasitas 60 penumpang dengan 30 tempat duduk serta kursi prioritas. Setiap Bus mempunyai 1 pintu masuk di bagian depan dengan low deck dan 1 di pintu bagian tengah adalah high deck.

Layanan TEMAN BUS dilengkapi dengan peralatan IoT (Internet of Things) untuk memonitor perilaku pengemudi dan kabin serta Automatic Passenger Counting sebagai alat penghitung jumlah pengguna yang menggunakan bus serta aplikasi untuk menyampaikan informasi posisi bus secara realtime kepada masyarakat.

“Selain Palembang, layanan TEMAN BUS juga akan diluncurkan di kota lain dalam waktu dekat yaitu Solo, Yogyakarta, Denpasar dan Medan, dan kota-kota besar di Indonesia lainnya di tahun depan,” imbuh Budi.

Walikota Harnojoyo saat memberikan keterangan pers usai soft launching Teman Bus.

Aplikasi TEMAN BUS saat ini bisa diunduh di playstore. Sedangkan, appstore akan segera menyusul. Adapun cara naik TEMAN BUS adalah cukup buka aplikasinya, tunggu di halte terdekat dari posisi Anda yang tertera di aplikasi, siapkan kartu non tunai (tap cash BNI, flazz BCA, e-money MANDIRI dan brizzi BRI), lalu naik dan tempelkan kartu non tunai pada perangkat reader yang ada di dalam bus.

Sementara itu, Walikota Harnojoyo bersyukur kota Palembang bisa dipilih sebagai yang pertama dalam penerapan transportasi  baru ini. Ia berharap masyarakat bisa memaksimalkannya, terlebih secara gratis hingga Desember mendatang. Didampingi Kasi Angkutan Massal Direktorat Angkutan Jalan, Ditjen Hubdat Kemenhub, Hadi Setyabudi Pramono, Harnojoyo meluncurkan secara simbolis bis ini.

“Nanti semua bis yang (transmusi) akan dikelola oleh PT TMPJ secara bertahap. Mudah-mudahan ini bisa membantu dan bermanfaat untuk masyarakat kita,”ujarnya. (aja/ril)

Komentar

Berita Lainnya