oleh

Sopir Serahka Senpira

-Sumsel-141 views

MUARA ENIM – Operasi Senpi Musi 2019 yang digelar Polres Muara Enim dan jajarannya untuk memberantas peredaran senjata api rakitan (Senpira) ternyata benar benar ampuh. Terbukti masyarakat yang memiliki dan menyimpan senjata api rakitan dengan kesadarannya menyerahkan senjatanya kepada aparat kepolisian, karena takut dihukum.

Seperti yang dilakukan Rilla Apriadi (25), warga Desa Gunung Megang, Kecamatan Gunung Megang, Muara Enim. Rilla yang bekerja sebagai sopir ini telah menyerahkan senjata api rakitan laras panjang yang dimilikinya kepada petugas Polsek Gunung Megang, Selasa (19/11).

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono mengatakan, oprasi senpi Musi 2019 digelar selama beberapa minggu kedepan. Pada oprasi ini, menghimbau kepada masyarakat yang masih memiliki senpira illegal agar dengan kesadaran sendiri  menyerahkannya kepada pihak kepolisian terdekat.

Bagi warga yang dengan kesadarannya sendiri menyerahkan senpira tersebut, tidak akan diproses hukum. Namun apabila kedapatan  tertangkap tangan  oleh anggota Polisi menyimpan dan memiliki senpira  akan diproses sesuai hukum yang berlaku sebagaimana diatur dalam pasal 1 ayat 1 UU darurat nomor 12 tahun 1951. (ozi)

SENPI : Sopir menyerahkan senpira kepada anggota Polsek Gunung Megang.

Hebi Terjaring Ops Senpi

MUARA ENIM – Hebi Najib Arisbi (22), warga Komplek Azhar Blok J 2, RT 13/RW 018, Kelurahan Kenten, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, terjaring oprasi senpi Musi 2019 yang dilaksanakan Polsek Tanjung Agung, Senin (18/11) sekitar pukul 17.00 WIB.

Pelaku tertangkap saat berada di Jalan Lintas Tengan Sumatera, tepatnya di Jalan Lintas Desa Matas, Kecamatan Tanjung Agung Muara Enim. Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan sepucuk senpira jenis pistol berikut 10 butir amunisi  kaliber 5,56.

Kemudian mengamankan satu unit sepeda motor Suzuki satria FU tanpa body dan plat nomor polosi yang dikendarai pelaku. Sedangkan teman pelaku berisial FH berhasil melarikan dari.

Penangkapan pelaku bermula dari petugas mendapatkan informasi pelaku dan temannya membawa senjata api rakitan. Lantas tim Lebah Polsek Tanjung Agung melakukan penyelidikan.

Saat itu pelaku bersama temannya tengah berhenti dipinggir jalan lintas Desa Matas. Petugas menghampir pelaku. Namun temannya berhasil kabur melarikan diri.

Sehingga pelaku sendirian yang berhasil diamankan petugas. Ketika dilakukan penggeledahan, petugas berhasil menemukan sepucuk senjata api rakitan jenis pistol yang terselip dipinggangnya. Pelaku bersama barang buktinya langsung diamankan ke Mapolsek Tanjung Agung untuk menjalani proses hukum.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Tanjung Agung, AKP M Arif Mansyur, ketika dikinfirmasi, Selasa (19/11) membenarkan penangkapan itu. “Pelaku bersama barang buktinya telah diamankan. Dalam kasus ini pelaku dijerat pasal 1 ayat 1 UU Darurat nomor 12 Tahun 1951,” jelasnya. (ozi)

Komentar

Berita Lainnya