oleh

Spurs Ditekuk Everton, Jose Mourinho Tak Suka Ini

LONDON – Jose Mourinho mengeluhkan banyak hal usai timnya, Tottenham Hotspur dipermalukan Everton pada laga perdana mereka di Premier League musim 2020/21. Selain menyalahkan (seperti biasa) wasit, Mou juga tidak suka dengan cara bermain timnya sendiri.

Diberitakan sebelumnya, Tottenham Hotspur mengawali kampanyenya musim ini dengan hasil minor. Menjamu Everton, Minggu (13/9/2020) malam WIB, Spurs takluk 0-1 dari The Toffees.

Pada pertandingan di Tottenham Hotspur Stadium itu, kedua tim diperkuat skuad yang hampir semuanya pemain lama atau skuad musim lalu. Dari kubu Spurs, hanya Pierre-Emile Hojbjerg pemain anyar. Sementara Allan yang direkrut dari Napoli menjadi penggawa baru dari kubu Everton.

Sepanjang laga, kedua tim banyak menciptakan peluang. Namun hanya satu gol tercipta. Satu-satunya gol pada laga ini dicetak Dominic Calvert-Lewin pada menit 55.

Berawal dari umpan tendangan bebas Lucas Digne, Calvert-Lewin memenangi duel udara untuk menyundul umpan bek berkebangsaan Prancis itu. Kiper Spurs, Hugo Lloris tak kuasa mencegah bola masuk ke gawangnya.

Dominic Calvert-Lewin mencetak satu-satunya gol pada laga Tottenham vs Everton.

Setelah gol Calvert-Lewin, Mourinho bereaksi dengan memasukkan Steven Bergwijn dan Tanguy Ndombele. Tapi masuknya dua pemain ini tidak banyak membantu kubu tuan rumah. Skor 1-0 untuk keunggulan tim besutan Carlo Ancelotti bertahan hingga laga bubar.

The Toffees pun membawa pulang tiga poin pada laga perdananya di Liga Inggris musim 2020/21.

Dan tentu saja ini menjadi start yang buruk bagi anak asuh Mourinho yang musim lalu hanya mampu finis di posisi keenam.

Usai pertandingan, Jose Mourinho berbicara kepada wartawan.

“Saya tidak menyukai tim saya,” kata pelatih asal Portugal itu mengawali tanggapannya atas kekalahan Spurs dari Everton.

“Saya tidak suka wasit yang mengizinkan tendangan bebas dilakukan lima meter lebih dekat dari yang seharusnya. Itu menciptakan peluang yang berbeda. Saya bisa mengeluh sekarang karena saya mengeluh setelah gol itu,” protes Mourinho, dikutip Pojoksatu.id dari Football London.

Kegagalan anak asuhnya mencetak gol pada laga itu, juga dikeluhkan Mourinho. Ia mengakui butuh tambahan amunisi di lini dean, Tapi bukan itu penyebab timnya kalah.

“Apakah kami membutuhkan striker? Iya. Apakah karena itu kami kalah? Tidak. Kami kalah dan tanggung jawab atas kekalahan itu ada pada diri saya dan para pemain saya.”

“Di babak kedua kami buruk setelah kebobolan. Kami tidak kuat secara fisik dan kurang intensitas,” tutur mantan pelatih Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid dan Manchester United itu. (fat/pojoksatu)

 

Komentar

Berita Lainnya