oleh

Starup Solusi Hadapi Persaingan

PALEMBANG – Pandemi Covid-19 membuat perkembangan starup maju pesat. Banyak starup bermunculan yang menghadirkan konsep dan tujuan yang berbeda sesuai dengan kebutuhan. Menyikapi itu, FE Unsri jurusan Akutansi bekerjasama dengan Ikatan Alumni Akuntansi (IAA) Unsri menyelenggarakan webinar Milenial’s Startup: Opportunities, Challenging and Strategies in New Era, (5/12).

Menghadirkan, pembicara Andhika Putra Sudarman, SH.,LLM yang merupakan CEO SejutaCita. Dengan Moderator Taka Liwungang, SE yang merupakan CEO Go Mobile Indonesia. Menurut Andhika, startup merupakan salah satu solusi dalam menghadapi persaingan saat ini yang semakin ketat. Serta bagaimana strategi yang baik dalam mengembangkan Startup pada kondisi new era saat ini.

Dikatakan Andhika, memulai usaha starup tersebut paling penting adalah mengetahui market atau pasar yang akan dibidik. Dan starup yang ini harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Kemudian produk tersebut berbeda. Misalnya, orang butuhnya ke kaca mata bidik market mereka yang butuh kaca mata tersebut. Salah satunya, komunitas.

“Bikin produk yang berbeda sehingga menarik orang untuk membeli,” ucap dia.

Selain itu, kata dia, memulai di starup ini ada tiga hal yang perlu diperhatikan yakni marketing (progmer) desain dan IT. Pada konteks ini bisa bekerja sama orang paham dibidangnya. Memilih orang yang diajak bekerja sama pun harus tepat.

“Kalau saya bekerja sendiri. Untuk itu, saya belajar dan mengikuti kursus karena saya tipe orang yang suka bekerja sendirian. Ya kalau pun harus bekerja sama tidak ada ruginya tetap mengusai bidang tadi,” paparnya.

Dekan Fakultas Ekonomi Unsri, Prof. Dr. Mohamad Adam, ME. mengharapkan dengan adanya webinar Milenial’s Startup ini akan menghasilkan Startup baru bagi lulusan Fakultas Ekonomi Unsri. Mengingat, era saat ini sudah serba digital. Sesuai visi pemerintah untuk menciptakan 1000 starup baru lokal.

“Saat ini telah terjadi perubahan pola wirausaha dari sebelumnya konvensional berbasis teknologi. Karenannya, menuntut lulusan yang milenial dan paham starup sehingga mampu baru sehinga bersaing”, pungkasnya. (yun)

Komentar

Berita Lainnya