oleh

Status Sutina Janda, Tidak Ada yang Tahu Kalau Hamil 8 Bulan

-Headline-80 views

SUMEKS.CO – Jenazah bayi laki-laki yang dimasukkan dalam mesin cuci hingga menyebabkannya tewas saat ini masih berada di lemari ruang jenazah RS Bhayangkara Palembang.  Itu setelah dilakukan visum luar oleh  tim kedokteran Forensik RS Bhyangkara, Selasa (5/11) siang.

Sutina ibu kandung bayi tersebut ternyata sudah berpisah dengan suaminya. Dia menjadi asisten rumah tangga di kediaman milik Ferdyta Azhar, di Jl Telaga No 9, RT 14/41, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan IB I, Palembang yang diketahui merupakan anak kedua dari mantan Wakil Gubernur Sumatera Selatan  H Ishak Mekki. Dia  mengaku bekerja  belum genap enam bulan.

Suharyono SH, selaku Kuasa Hukum Keluarga Ishak Mekki menuturkan, kejadian tersebut berlangsung pada pukul 11.00 WIB, Senin (5/11). Saat itu Sutina mengaku sakit perut dan minta dibawakan handuk oleh rekannya yang juga bekerja sebagai asisten rumah tangga.

Saat keluar kamar mandi, Sutina dalam keadaan pucat. Oleh rekannya tadi langsung memberikan pertolongan dan membawa Sutina ke RS. Namun saat hendak mencari identitas Sutina dalam kamar, rekannya tadi (saksi) mendengar suara tangisan bayi yang ternyata berada di dalam mesin cuci.

“Mesin cuci dalam keadaan hidup. Saat dibuka, ditemukan keresek warna hitam ditutup handuk yang di dalamnya ternyata adalah bayi berjenis kelamin laki-laki,” beber Suharyono kepada awak media, Selasa (5/11).

Malah, lanjut Suharyono, mereka sempat membawanya ke RS Siloam . Namun kondisi bayi itu makin melemah hingga akhirnya meningal. “Setelah itu pihak keluarga langsung membuat laporan kepolisian. “Menurut keterangan pihak keluarga, Sutina pernah menikah namun pisah dan selama bekerja di sini (TKP), dia tidak mengaku kalau hamil,” terangnya.

Mirisnya lagi, kehamilan Sutina juga tidak tercium oleh pekerja lain yang berada di rumah tersebut. Sutina berasal dari Belitang, Kabupaten OKU Timur dan sudah bekerja selama enam bulan. “Tidak ada yang tahu kalau dia hamil karena Sutina selalu menutupinya dengan menggunakan kain,” tukas Suharyono.(dho)

Komentar

Berita Lainnya