oleh

Stok Beras Untuk Wilayah Sumsel Aman Hingga 10 Bulan ke Depan

PALEMBANG – Guna mengoptimalkan penyerapan beras di Bulog, pemerintah pusat mewacanakan penyaluran raskin kembali. Adanya wacana penyaluran kembali raskin kepada masyarakat disambut positif oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Edhy Prabowo, saat kunjungannya ke Gudang Beras Bulog Karya Baru, Senin (29/7).

Komisi IV DPR RI memastikan saat ini jumlah penerima manfaat berkurang hingga 10 juta sasaran. Menurutnya, secara nasional rumah tangga sasaran raskin sebelumnya ada 16 juta, sekarang sudah berkurang 10 juta sasaran artinya tidak sampai 6 juta penerima manfaat lagi. Artinya anggaran yang digunakan untuk raskin Rp23 triliun sekarang hanya Rp6 triliun saja.

“Yang saya dengar raskin ini akan dikembalikan, tetapi BPNT akan tetap berjalan. Pemerintah tetap wajib membeli berasnya dengan Bulog sehingga ini dapat menjawab permasalahan yang selama ini mendera Bulog dan tidak berkepanjangan,” kata Edhy.

Karena itu, ia berharap, agar ini dapat berjalan lancar dan benar-benar dijalankan dengan baik oleh pemerintah.

“Jika ingin memang serius sebenarnya  amanat Undang-Undang Pangan tahun  2012 terapkan saja. Kalau tak mau menyulap Bulog menjadi operator atau regulator biarlah regulatornya pemerintah saja, dengan lembaga pangannya itu Bukog sebagai operatornya biar dia maju paling depan, dia yang berkomunikasi dengan swasta dengan stake holder lainnya dan saya pikir itu akan berjalan,” tutupnya.(ety)

Komentar

Berita Lainnya