oleh

Studi Smart Assist, Jadikan lebih Aman

-Ekbis-325 views
TANGERANG – Tak hanya mengenalkan kendaraan konsep Hy-Fun pada ajang GIIAS, Astra Daihatsu Motor (ADM) juga membawa teknologi Smart Assist-nya ke Indonesia. Teknologi ini sebelumnya telah disematkan pada beberapa kendaraan Daihatsu yang dipasarkan di Jepang dan Malaysia, kemudian dibawa ke Indonesia. Implementasinya, telah diterapkan pada 2 juta mobil di dua negara tersebut.

Namun, peruntukan teknologi ini di Indonesia masih tahap studi untuk mengetahui seberapa besar manfaat yang bisa dirasakan dan seberapa banyak masyarakat yang menginginkannya. Khusus kendaraan yang dibawa adalah model Tanto. Pengunjung GIIAS bisa merasakan manfaat dari kendaraan ini melalui tes drive yang disediakan ADM. Awak media juga diberi kesempatan merasakan kehandalan fitur yang dimiliki Tanto.

Salah satunya pengereman otomatis pada kecepatan 10-30 Km/jam ketika terdapat halangan (kendaraan atau pejalan kaki) namun tak disadari pengemudinya. Membuat kendaraan menjadi lebih aman dan nyaman akibat human error. “Teknologi ini sudah disematkan pada berbagai produk kendaraan yang Daihatsu pasarkan di Jepang dan Malaysia. Kami ingin membawanya ke Indonesia, namun kami ingin melihat seberapa besar antusias masyarakat terhadap Smart Assist ini jika nantinya disematkan pada kendaraan,” ujar Amelia Tjandra, Director Marketing ADM.

Sistem pengereman otomatis juga aktif ketika ada objek di belakang, yang disebabkan kesalahan menginjak pedal rem dengan gas. Sistem aktif saat kendaraan melaju ke depan atau saat mundur. Teknologi yang dimiliki juga mendeteksi dan memberitahu pengemudi saat kendaraan di depan mulai jalan ketika ada antrian lampu lalu lintas. Juga mampu mendeteksi rambu lampu lalu lintas dilarang masuk yang biasa terdapat pada jalur satu arah.

Saat pengendara kehilangan fokus sehingga kendaraan berpindah jalur, dengan teknologi lane keeping control system membuat pengemudi terjaga dan terbantu karena sistem memberi peringatan akibat perpindahan jalur secara tiba-tiba. Kenudian akan mengembalikan setir kemudi kembali ke posisi semula secara otomatis.

Soni Satriya, Design Engineering Div Executive Coordinator ADM menambahkan, teknologi ini juga dibekali adaptive high-beam, cocok untuk perjalanan malam menuju area gelap dengan lampu penerangan lebih tanpa membuat silau pengendara lain. Terkait visibilitas, teknologi ini juga dibekali 4 sensor kamera yang memberikan monitor panorama lebih luas di segala arah. “Berguna ketika pengemudi berada di persimpangan dan ingin menyeberang namun tak dapat melihat karena terhalang objek, baik bagian depan dan belakang, sisi kanan dan kiri maupun tampilan atas kendaraan. Serta dilengkapi parking assist untuk membantu parkir pengemudi secara otomatis,” imbuhnya.(rei)

Komentar

Berita Lainnya