oleh

Subhanallah… Bayi ini Selamat dari Reruntuhan Apartemen

-Headline-1.645 views

MOSCOW – Peristiwa ambruknya sebuah apartemen di  Magnitogorsk, Rusia, akibat ledakan gas pada Senin (31/1), membuat mata dunia terbelalak. Betapa tidak, Ivan, bayi sebelas bulan, berhasil diselamatkan setelah melewati proses evakuasi yang dramatis.

Saat tubuh mungilnya diangkat pada Selasa (1/1), bocah laki-laki itu sudah 35 jam terperangkap reruntuhan gedung. Dan, suhu udara di luar mencapai minus 17 derajat Celsius.

Andrei Valman terkesiap. Dia menghentikan langkahnya di dekat reruntuhan hunian bertingkat yang sedang diperiksanya Selasa itu. Samar-samar dia mendengar suara tangisan. Anjing-anjing pelacak pun lantas dia arahkan ke sumber suara. Tapi, anjing-anjing terlatih itu tidak mengendus keberadaan manusia.

Saat personel lain beranjak meninggalkan lokasi tersebut, Valman memilih bertahan. Dia yakin, pendengarannya tidak salah. Ada tangisan dari balik reruntuhan.

Keyakinan Valman lantas membuat tim penyelamat terpaksa membongkar reruntuhan itu. Tapi, sebelumnya, mereka menghentikan operasional seluruh alat berat dan menciptakan suasana hening. Tujuannya adalah memastikan bahwa suara tangis yang Valman dengar memang benar-benar ada.

“Ketika suasana sudah benar-benar hening, tidak ada suara yang terdengar. Saya pun lantas berteriak kencang-kencang dan tangisan itu kembali terdengar,” ujar Pyotr Gritsenko, rekan Valman seperti dikutip BBC. Setelah itu, tim pun langsung bergerak ke sumber suara.

Menurut The New York Times, Ivan masih berada di tempat tidur bayi ketika ditemukan. Tubuhnya terbungkus selimut yang cukup tebal. Saat itu posisi kepalanya lebih tinggi dari kaki yang tertutup selimut. Itulah yang membuat Ivan bertahan hidup.

Tim penyelamat hampir-hampir tak bisa percaya Ivan yang belum genap setahun tersebut selamat. Karena itu, mereka menyebutnya sebagai keajaiban tahun baru.
“Ratusan orang menunggu momen ajaib ketika bocah tersebut muncul dari balik reruntuhan,” Demikian bunyi pernyataan tertulis Kementerian Kedaruratan Rusia tentang kisah penyelamatan Ivan.

Selasa itu, Ivan langsung dilarikan ke sebuah rumah sakit di Moskow. Ada luka di kepalanya. Dia juga mengalami frostbite alias radang dingin karena terlalu lama berada di luar ruangan dalam hawa dingin.

Ivan beruntung. Ayah ibunya masih hidup. Sang ibu, Olga, berhasil melarikan diri dari bangunan bertingkat tersebut bersama kakak Ivan. Sementara itu, sang ayah sedang bekerja saat ledakan terjadi. Yevgeny Fokin, ayah Ivan, masuk sif malam.

Sejauh ini, aparat Rusia masih menyelidiki penyebab insiden yang merenggut 18 nyawa tersebut. (sha/c25/hep/dom)

Komentar

Berita Lainnya