oleh

Suhu Panas, Lansia Waspada

PENDOPO – Warga Kota Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggeluhkan cuaca panas terik yang dirasakan. Berdasarkan pantauan dari aplikasi smartphone, suhu panas ini mencapai 36 derajat celsius.

Tentu akibat cuaca yang panas dirasa cukup terik ini dapat memberikan dampak berbahaya bagi kesehatan, sehingga bisa memicu sakit heatstroke atau panas berlebihan.

“Panas hari ini (7/11) lain dengan sebelumnya, kali ini sangat terik dan kulit terasa terbakar apabila berada di luar rumah,” kata Faryanto (36), salah satu warga Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kamis (7/11).

Panas yang cukup menyengat juga diutarakan Pidin warga asal Desa Raja, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI yang tengah berada di Ibukota Pendopo. “Saat hendak pulang menggunakan sepeda motor, namun kulit terasa terbakar meski pakai helm dan jaket,” keluhnya.

Menyikapi suhu panas di Kabupaten PALI, Direktur RSUD PALI, dr Tti Fitri menyatakan bahwa cuaca panas bisa menyebabkan dehidrasi, sakit kepala, iritasi kulit akibat kulit kering. Bahkan bisa menyebabkan stress karena suasana panas bisa membuat kecemasan.

Menurutnya, jika panas sudah melebihi dari 40 derajat celcius bisa menyebabkan heatstroke, dimana kondisi mengalami peningkatan suhu secara drastis. Karena kondisi emergensi atau gawat darurat meruoakan bentuk paling serius dari serangan panas.

“Heatstroke dapat menyebabkan kerusakan pada organ penting seperti organ dalam dan otak. Heatstroke juga dapat menyebabkan kematian.

Saat terserang heatstroke, tubuh seseorang tidak lagi mampu untuk mendinginkan suhunya secara otomatis. Suhu tubuh dapat meningkat drastis dalam waktu yang sangat singkat, sehingga kulit terasa hangat dan kering, serta tidak mampu berkeringat,” katanya.

Heatstroke biasanya menyerang orang paruh baya di atas 50 tahun. Namun biasanya juga menyerang atlet olahraga muda. “Sebenarnya suhu panas 36’C masih normal, namun tubuh bisa kehilangan konsentrasi. Dari itu kenali gejalanya sebelum sakitnya bertambah parah,” tukasnya. (ebi)

Komentar

Berita Lainnya