oleh

Sukses Peras Rp100 Juta setelah Ancam Sebar Video Bugil Teman Pria

SUMEKS.CO – Masih menyimpan rasa dendam dengan salah satu teman pria yang pernah melakukan sodomi terhadap dirinya M Agus Nuh (38), mengancam akan menyebarkan video bugil. Karena takut korban memberikan uang Rp100 juta kepada tersangka.

“Awalnyo aku kenal dengan korban melalui grup WhatsApp (WA). Korban itu gabung sejak 2018. Dan aku melakukan pemerasan Juli 2020 lalu,” terang tersangka Agus, Rabu (20/1/2021).

Agus mengungkapkan rasa dendam kepada korban MK yang sudah puluhan tahun lalu menjadi salah satu korban sodomi. Saat mengetahui korban bergabung di grup WA yang ia buat sejak tahun 2017 lalu itu tersangka mulai mencari celah untuk balas dendam.

“Aku langsung ganti foto aku waktu zaman SMA. Aku bilang masih kenal dak kak samo aku, tapi kato korban dio lupa. Aku terus mencoba mengingatkan terus, sampai akhirnya korban mengirimkan foto bugilnya ke aku dan aku edit jadi video,” katanya.

Tersangka Agus M Nuh dengan gaya santainya. Foto : edho/sumeks.co

Singkat cerita, tersangka mengancam akan menyebarkan video bugil itu. Korban mengirimkan uang Rp100 juta dengan dua kali pengirimnya, yakni Rp25 juta dan Rp75 juta melalui nomor rekening.

Sukses mendapat Rp100 juta, uang dipakai untuk renovasi rumah. Kemudian, tersangka kembali memeras korban dengan meminta uang Rp200 juta namun tidak dikirim dan tersangka keburu ditangkap.

“Terakhir aku minta Rp200 juta lagi tapi dio idak mau, aku mintak 75 juta masih idak galak ngirim dan aku ditangkap Pak,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi SIK MH menjelaskan, modus tersangka yakni dengan merayu korban.

“Pelaku memanfaatkan hal tersebut untuk memeras korban yang telah berhasil dirayu mengirimkan video pornografi dan mengancam akan menyebarkan video itu,” ungkap Suryadi.

Tersangka berhasil diringkus setelah korban melaporkan tindakan itu pada pihaknya. Diduga aksi serupa sudah beberapa kali dilakukan tersangka.

“Modus ini terjadi pada beberapa korban namun para korban sepertinya tidak ada yang bersedia melapor. Baru kali ini ada yang berani melapor. Untuk itu kita masih lakukan pengembangan. Masih kami selidiki barang kali ada korban-korban lainnya dari tersangka ini,” beber Suryadi.

Pihaknya mengamankan barang bukti satu buah Handphone, dua buah buku rekening yang berbeda dan baju-baju yang pernah dipakai pelaku. Atas perbuatannya, tersangka terancam dijerat dengan pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.(dho)

Komentar

Berita Lainnya