oleh

Sumsel Berjuta Shalawat, Cegah Karhutlahbun

 

SUMEKS. CO, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) menggelar doa bersama para santri Pondok Pesantren Aulia Cendekia, Sabtu (10/4). Kegiatan tersebut untuk memohon kepada sang Khalik supaya Sumsel terbebas semua bencana alam khususnya kebakaran hutan, lahan dan kebun (Karhutlabun).

Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru mengatakan, inisiasi yang dilakukan pesantren Aulia Cendikia, telah mengingatkan ikhtiar seluruh masyarakat agar terhindar dari bencana karhutlahbun. Itu tidak bakal tercapai tanpa adanya iringan doa.

“Ikhtiar lahiria tanpa doa akan berbeda hasilnya. Sebagaimana janji Allah SWT, mintalah maka akan aku beri. Semoga doa kita dan anak-anak santri diijabah oleh Nya, ” kata Deru.

Harapanya bagi masyarakat yang tadinya membakar hutan untuk bercocok tanam dapat berubah. Lebih mencintai alam dengan menerapkan pola pertanian tanpa membakar. “Kita berharap untuk tidak terjadi kekeringan ekstrem seperti tahun sebelumnya. Semoga Allah SWT dapat menurunkan hujan sehingga lahan hutan tetap basah. Dan tidak ada yang melakukan pembakaran hutan,” imbuhnya.

Sementara itu, Pimpinan Pesantren Aulia Cendekia, KH Hendra Zainuddin mengatakan, doa bersama tersebut bertajuk “Sejuta Shalawat Mencegah Karhutlahbun” yang diselenggarakan atas inisiasi dari santriwan dan santriwati. Sekaligus juga, berharap masyarakat dapat khusyuk selama menunaikan ibadah di bulan Suci Ramadhan nanti.

“Semoga bencana kabut asap yang mendera seperti tahun-tahun sebelumnya tidak terjadi lagi dan kita (Semua masyarakat Sumsel, red) khusuyuk melaksanakan ibadah puasa nanti,” tukasnya (bim)

Komentar

Berita Lainnya