oleh

Sumsel Ekspor 91.800 Kilo Santan Kelapa ke China dan Hongkong

PALEMBANG – Provinsi Sumsel kembali melepas ekspor komoditas pertanian ke China dan Hongkong. Kali ini komoditas yang diekspor yakni santan kelapa sebanyak 91.800 kilogram atau senilai Rp 1.071.840.000.

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Palembang, Bambang Hesti Susilo menerangkan, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari pelepasan ekspor yang dilakukan pada 15 Maret 2019 lalu di Pelabuhan Boombaru Palembang. Adapun komoditas yang diekspor pada saat itu yakni produk mentah karet, kopi, dan kelapa.

“Kenapa ini dianggap penting, karena kita mencoba mencari solusi untuk mengatasi masalah dan mencari nilai tambah dari ekspor ini,” ungkap Bambang saat menyampaikan sambutan pada Pelepasan Ekspor Santan Kelapa di PT Kelapa Puncak Nusantara Kecamatan Pemulutan Ogan Ilir, Sabtu (10/8).

Apalagi, kata dia, ekspor santan kelapa dari Sumsel ke China dan Thailand belum lancar. Hal tersebut dikarenakan kondisi kelembaban belum standar, akibatnya terjadi pembusukan di jalan saat diekspor. Untuk itu, pihaknya akan memberikan pemahaman kepada pelaku usaha.(ety)

Komentar

Berita Lainnya