oleh

Sumsel Kerahkan 20 Ribu Tenaga Tracer Tekan Persebaran COVID-19

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru membuka operasi kompi Tracer dan Vaksinator COVID-19, di Benteng Kuto Besak, Senin (1/3). Yang ditugaskan untuk membantu tenaga kesehatan dalam menerapkan 3T (Tracing, Tracing dan treatment) untuk menekan persebaran Pandemi COVID-19.

“Saya minta Babinkamtibmas dan Babinsa, yang ditugaskan ini dalam menjalankan tugasnya mensosialisasikan pentingnya hidup sehat yang lebih humanis, jangan mengunakan pasal penindakan. Juga segera berkordinasi dengan BPBD dan Petugas Kesehatan,” kata Deru saat dibincangi usai Apel kesiapan.

Deru menambahkan, masyarakat harus tetap mematuhi tata aturan yang ditetapkan untuk mencegah persebaran COVID-19. Disamping proses vaksinasi tengah gencar dilakukan oleh tenaga kesehatan.

Hingga sekarang, sasaran vaksinasi yang dilakukan tenaga kesehatan sudah hampir mencapai 80 persen dari jumlah sasaran, yang terdiri dari tenaga medis (Sumber Daya Manusia Kesehatan) dan petugas layanan publik. Setelahnya menyasar masyarakat.

“Kan sudah masuk bulan Maret. Minggu ini juga kita akan melakukan vaksinasi pedagang pasar, diawali dari pasar Cinde. Pada Rabu atau Kamis, sampai beberapa hari kedepan,” Ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Dra Lesty Nurainy Apt MKes menyampaikan dengan dibentuk Tracer ini sangat membantu implementasi 3T penaganan COVID-19 di Sumsel.

Sebab menurut Lesty, Tracing ini memerlukan tenaga yang sangat banyak karena kalau hanya Puskesmas dan kadernya dirasa sangat kurang.
Tracer ada 20.000 orang terdiri atas petugas dari BPBD Sumsel. Dibantu juga sedikitnya oleh, Polri dan TNI menugaskan 3.300 terdiri atas Babinkamtibmas dan Babinsa.

“Karena satu temuan konfirmasi positif minimal yang harus ditracing sebanyak 30 orang, yang kontak erat dengan terkonfirmasi. Sehingga Oleh karena itu dengan komitmen dibantu TNI dan Polri mengerahkan Babinsa dan Babinkamtibmas. Kita optimis akan semakin menekan kasus persebaran di Sumsel,” pungkasnya. (Bim)

Komentar

Berita Lainnya