oleh

Sumut Peringkat Empat Korupsi, ini Kata Pak Gubernur

MEDAN – Lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan data 10 daerah dengan angka korupsi tertinggi dalam lima tahun terakhir di Indonesia. Sumatera Utara dalam rilis tersebut menempati posisi keempat secara nasional dengan 64 kasus, atau hanya beda tiga kasus dari DKI Jakarta dengan 61 kasus. Sedangkan urutan teratas ada pemerintah pusat dengan 359 kasus.

Soal ini, Gubernur Summut, Edy Rahmayadi menyebutkan itu terjadi karena masih banyak pemimpin di daerah ini yang belum menjalankan amanah masyarakat.

Meski, sejatinya dia menginginkan nol kasus korupsi di provinsi yang dipimpinnya. “Berharap Zero kami ini, kalau masih korupsi terus, inilah kepercayaan masyarakat terhadap pemimpin-pemimpinnya,” ujar Edy kepada wartawan, di rumas dinas Gubernur, Kamis (25/6).

Edy menyebutkan kejujuran yang minim di kalangan para pemimpin juga menjadi faktor banyaknya kasus korupsi di Sumut.

“Yang ditangkap KPK ini kan pemimpin, enggak ada yang anak buah, pemimpinlah. Kalaupun ada anak buah dampak dari tidak terkontrolnya dari pemimpin,” ujar Edy.

Untuk itulah, Edy mengimbau pentingnya mengutamakan kejujuran dalam menjalankan amanah.
“Ya marilah kita jujur, benar, berani, tulus dan ikhlas, lima itu. Kalau sudah jujur nih, kita cari referensi yang untuk menjadikan benar. Setelah benar kita berani kita hadapi itu semua,” tegasnya.(nin/pojoksatu)

Komentar

Berita Lainnya