oleh

Sungai Jando Jadi Patokan Jika Terjadi Luapan Banjir

KAYUAGUNG – Kondisi ketinggian  air di aliran sungai Jando, kelurahan Cinta Jaya terus dipantau. Pasalnya sungai ini menjadi patokan untuk  mengetahui kondisi jika ada luapan air sungai di musim penghujan, saat ini.

Kepala Badan Penanggulangan  Bencana  Daerah (BPBD)  OKI,  Listiadi Martin melalui Kasi Penanggulangan  Bemcana,  Fahrul mengatakan, kalau dari pantauan  petugas saat ini ketinggian air di Sungai Jando masih normal 1,60 cm. ” Masih aman dan belum ada satupun laporan wilayah yang banjir, ” bebernya Rabu (12/2/2020)

Meskipun  kalau dari evaluasi  tahun sebelumnya  kalau di Januari  sudah ada beberapa  wilayah yang tergenang.  Bahkan saat ini sudah di prdiksi puncak kemarau pun belum ada wilayah OKI yang tergenang. Apalagi seperti  di Purnajaya itu ‘kan sudah ada pinti air sehingga air yang keluar masuk bisa diatur.

Meski demikian, sambungnya  antisipasi  tersu dilakukan  setiap hujan turun tim nya langsung  patroli ke lapangan melihat  debit aliran Sungai Seperti di Tebing Suluh Kecamatan  Lempuing yang biasanya meluap sekarang kondisinya normal.

Kalau di wilayah ini memang yang terendam lahan persawahan milik warga. Sejauh yang dilihat belum ada sawah terendam berharap  memang tidak akan terjadi.

Di OKI ada lebih kirng sembilan kecamatan  yang rawan banjir tapi hingga saat ini tetap  aman. Bahkan sekarang Kaban bersama Wakil Bupati  tengah mengikuti  rakornas Karhutla di Jakarta  karena diprediksi musim kemarau  tahun ini lebih panjang. “Artinya antisipasi  karhutla sudah mulai akan dilakukan, “bebernya.

Indra warga Desa Arisan Buntal mengaku, kalau sebelumnya akhor Desember ada berapa  kebun yang banjir karena sungai meluap ini aman karena dibangun pintu air.”Disini debit air tinggi jika tanggul jebol langsung  masuk ke kebun, “tandasnya. (uni)

Komentar

Berita Lainnya