oleh

Suporter SFC Sayangkan Mundurnya Fadli

SUMEKS.CO – Suporter Sriwijaya FC dari bendera Sriwijaya Mania alias S-Man menyayangkan mundurnya Mohammad Fadli dari kursi manajer. Ini karena dia mundur baru beberapa bulan menempati posisi itu. Bahkan pada saat kompetisi belum jalan.

“Sangat disayangkan putusan ini. Pak Fadli mundur saat mempersiapkan tim dan kompetisi juga belum jalan. Ini mungkin sejarah dalam perjalanan Sriwijaya FC juga mungkin yang pertama di sepak bola nasional,” ungkap Ketua S-Man Edy Ismail ketika dihubungi, Selasa (4/5).

Dikatakan Edy, biasanya yang mundur di tengah jalan itu pelatih. Kasus itu biasa di sepak bola Indonesia. Apalagi jika tim dalam kondisi miskin prestasi sementara ekspektasi publik sangat besar.

“Ke depan, manajemen harus selektif dalam memilih figur untuk posisi manajer. Syarat utama harus hobi bola. Jadi jika pun harus mengeluarkan uang tidak sakit hati karena biayai hobi. Beda jika figur itu bukan hobi bola. Keluarkan uang sedikit saja sudah terasa sakit,” ujarnya.

Lebih dari itu, lanjut Edy, manajer harus kuat secara finansial. Kalau bisa harus  dari kalangan pengusaha bonafit. Jangan asal pengusaha. Dengan begitu, royal dalam membantu finansial klub.

Komentar

Berita Lainnya