oleh

Surat Terbuka: 8 Tahun Merawat, Rachmat Hanya Ingin Ketiga Anaknya Bahagia 

Orang tua mana yang tidak merasa kehilangan. Selama delapan tahun menjadi orang tua tunggal, setelah bercerai dengan istrinya, Rachmat tiba-tiba harus mendapati kenyataan bahwa anak-anaknya memilih tinggal dengan ibunya. Di tempat yang terpisah. Ditambah lagi kepergian sang anak tanpa sepengetahuannya.

Namun namanya orang tua pasti ingin yang terbaik bagi anaknya. Berikut tulisan Rachmat, orang tua tunggal yang sempat melaporkan kehilangan anaknya kepada redaksi SUMEKS.CO, baru saja:

SETELAH membaca media audio visual dan media cetak yang meliput, menampilkan ke tiga anak anak saya,walau tidak berkomunikasi dan bertatap muka langsung dengan saya, Alhamdulillah anak anak sehat semua, dan saya bersyukur kepada Alloh SWT.

Saya sangat berterima kasih kepada semua masyarakat di seluruh Indonesia, Media, dan aparat kepolisian untuk dapat membantu saya dalam mencari hilang nya dan keberadaan anak saya.

Saya sangat menghargai keputusan anak anak saya yang selama ini hidup berempat bersama saya selama 8 thn.

Jika mereka berfikir ikut ibunya mereka yang menjadi pilihan yang terbaik, saya mendukung sepenuhnya dengan ikhlas lillahi ta Alla.

Saya juga sebagai ayah nya , saya meminta maaf kepada anak anak saya, jika selama tinggal bersama ayah, banyak kekurangan atau ada yang kurang menyenangkan dari ayah kepada anak anak, adalah tujuannya tidak lain dan tidak bukan untuk mendidik anak anak agar menjadi anak anak yang terbaik.

Saya berpesan kepada anak anak supaya, shalat 5 waktu nya jangan di tinggalkan, supaya selalu mendapat perlindungan dari Alloh SWT. Dan juga mengajinya bisa tetap dilanjutkan, dan les bahasa Inggris di Gloria tetap jalan, seperti hidup bersama ayah selama ini.

Dan jika nanti anak anak memutuskan ingin kembali kepada ayahnya. Ayah akan membuka pintu selebar lebarnya untuk menerima kembali anak anak ayah.

Pesan saya untuk ibunya anak anak, agar dapat membuka ruang untuk berkomunikasi, langsung, bertatap muka, atau by contac phone dengan anak-anak.

Saya akhiri dari saya semoga anak anak ayah menjadi anak yang Sholeh dan Sholeha, berpendidikan tinggi, sesuai dengan harapan ayah selama ini.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatu.

Rachmat ST

Komentar

Berita Lainnya