oleh

Syafitri Hanya Dituntut 4 Tahun

-Hukum-657 views
PALEMBANGSyafitri Indah Wuri yang terjerat perkara penipuan travel umroh dituntut Jaksa Penuntut Umum Rini Purnamawati. Yang diwakilkan saat pembacaan tuntutan oleh JPU Nufi tersebut 4 tahun penjara. Dan denda Rp 800 juta  subsider 10 bulan di Pengadilan Negeri Klas 1 A kemarin. Yang diketuai majelis hakim Berton.

Pada pembacaan tuntutan JPU menilai terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana penipuan. Dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). “Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 378 KUHP Jo 64 KUHP ayat 1 dan Pasal 3 UU TPPU,” beernya.

Pada pembacaan tuntutan tersebut JPU hanya membacakan poin tuntutan. Dan beberapa barang yang dirampas untuk negara. Seperti surat kuasa atas nama korban yang ditanda tangani Syafitri. 15 lembar rekening koran. “Karenanya, terhadap terdakwa di tuntut 4 tahun dan denda Rp 800 juta subsider 10 bulan,” jelasnya.

Usai sidang, Penasehat hukum terdakwa Rusli Bastari mengatakan. Tuntunan jaksa sudah maksimal. Menurutnya bersalah itu kan versi mereka. “Kalau untuk bebas kami tidak bisa menduga-duga. Yang pasti semua akan kami uraikan pada pledoi Minggu depan, ” sebutnya.

Korban , Karnila sangat kecewa dengan tuntutan jaksa penuntut umum . Yang menuntut 4 tahun penjara. Pasalnya dipersidangan terdakwa terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang dan penipuan. “Kalau berdasarkan aturan TPPU maka harusnya terdakwa di hukum 20 tahun,” ungkap dia.

Karenanya, sambung dia, pada sidang putusan mendatang pihaknya berharap agar hakim memberikan putusan yang adil dan bijaksana. Apalagi uang yang ditipu Syafitri tersebut merupakan uang para ibu-ibu yang melakukan  ibadah umroh.  “Mudah-mudahan hakim lebih bijaksana,” harapnya.

Hingga saat ini, lanjutnya, tidak ada itikad baru dari terdakwa. “Tidak ada perdamaian dan uang saya nol persen dengan total kerugian Rp3,5 miliar, ” sebutnya. (yun)

Komentar

Berita Lainnya