oleh

Syahrial Oesman Jabat Ketua PNSB Indonesia

-Headline-105 views

SUMEKS.CO – Mantan Gubernur Sumsel, Syahrial Oesman, ditunjuk sebagai Ketua Paguyuban Nusantara Sumsel Bersatu (PNSB) Indonesia periode 2019-2024. Prosesi pelantikan dilakukan langsung Gubernur Sumsel, Herman Deru, di Griya Agung, Sabtu (12/10).

Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru menyampaikan, kegiatan ini memberikan inspirasi bagi Pemprov Sumsel terlebih tugas yang diemban oleh PNSB. 

“Di bawah alam sadar juga terkadang ada ego yang kuat dan sulit membuat bersatu, misalnya situasi politik. Saya berterima kasih untuk semua yang rela mendarma baktikan waktu, pikiran dan semuanya untuk Sumsel dalam suatu bingkai kebersamaan PNSB,” terangnya.

Diungkapkan Herman Deru, sebelumnya sekitar tahun 2004 memang pernah ada paguyuban serupa, namun di tahun ini dirinya merasa bangga 57 Paguyuban dari Aceh hingga Papua yang berdomisili di Sumsel dapat hadir dan bergabung untuk menjaga keharmonisan antar umat beragama, suku dan bangsa. 

“Secara tidak langsung hadirnya PNSB meringankan tugas saya sebagai kepala daerah. Saya titip pesan agar kedepan pasca dikukuhkan ini ada aksi nyata dari PNSB, misalnya Karnaval budaya saat HUT Provinsi, Festival Kuliner Nusantara dll,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PNSB, Syahrial Oesman mengatakan, paguyuban yang ada di Sumsel sangat berperan aktif saat 2004 silam ketika peristiwa Tsunami melanda di Provinsi Aceh. Dimana dari Paguyuban Sumsel turut serta memberikan bantuan dan tenaga medis pada korban bencana disana. 

Selain itu, sewaktu dirinya menjabat Gubernur Sumsel konten-konten di medsos tidak begitu gencar menebar informasi yang menyesatkan. 

“Dulu belum terlalu masif adanya medsos. Nah, sekarang medsos ini sangat masif dan bahkan bisa juga mengancam zero konflik di Sumsel. Dengan kondisi saat ini tentu kita harus cerdas dalam menerima informasi. Lebih baik saring sebelum sharing,” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan PNSB ini akan turut menjaga kondusifitas dan mengedukasi masyarakat dari berbagai etnis di Indonesia yang ada di Sumsel.

“Saya yakin dengan bersatunya beragam etnis, agama dan lain-lain yang ada di Sumsel menjadi langkah untuk mewujudkan dan mempertahankan Sumsel sebagai daerah Zero conflict,” tambahnya. 

Dilokasi sama, H Herianto, Ketua Pelaksana mengharapkan Gubernur Sumsel dapat membina PNSB menjadi milik umat. Hadir 57 Paguyuban dari Aceh hingga Papua yang berdomisili di Sumsel. 

“PNSB bertekad untuk merajut umat yang terdiri dari berbagai etnis serta membangun Indonesia dan Sumsel bersama Pemprov Sumsel maju untuk semua,” terangnya.(ety)

Komentar

Berita Lainnya