oleh

Tabrakan Speedboat, 1 Hilang, 14 Selamat, Basarnas Turunkan Personil

SUMEKS.CO – Kecelakaan air antara speedboat Semoga Abadi-04 dengan Wawan Putra di perairan Sungai Lalan, Kabupaten Muba, Kamis (3/12/2020) sekitar pukul 04.00 WIB menewaskan satu orang penumpang.

Informasi yang dihimpun, serang speedboat Semoga Abadi dikabarkan juga masih belum ditemukan hingga saat ini dan sebanyak 14 penumpang selamat.

Atas kejadian tersebut, Basarnas Sumsel terjun langsung mencari korban tabrakan di Muara P17, Desa Agung Jaya jalur, perairan Sungai Lalan, Kecamatan Lalan, Kabupaten Muba.

Dengan jumlah POB 16 Orang Dimana 14 Orang Selamat (3 Orang Luka-luka), satu orang serang Speed Boat Semoga Abadi, Irwandri (36) hilang tenggelam dan belum ditemukan.

Korban-korban yang selamat yakni Herman Sawiran 30, Isnaini, 40 th, Fauzi 39, Habiah 40, Rina 30, Intan 14, Sobri 48, Sanusi 32, Matcik 48, Risa 20, dan Muslimin 60.

Sementara korban yang mengalami luka di bagian kepala yakni Rini Ayundira, 26, warga Desa Kepayang, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Muba, Fadli, 10, mengalami patah tulang dan Suandi, 40, warga Jl Faqih Usman, Kecamatan SU I, Palembang mengalami luka dahi sebelah kanan.

Sedangkan korban yang meninggal dunia Budi, 44, warga Desa Kepayang, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Muba.

Petugas Com Centre Basarnas Palembang Mendapat informasi kejadian ini dari Bpk Bripka Nuryadi (Kapos Pol Air Sungai Lalan), Kamis (03/12/2020) sekitar Pukul 10.20 WIB.

Berbekal Informasi ini Kepala Kantor Basarnas palembang Herry Marantika, S.H., M.Si, mengerahkan 6 orang personil Rescue ABK KN SAR Setyaki 202 KPP Palembang untuk menuju lokasi kejadian guna melakukan proses pencarian terhadap korban.

Ditambahkan Hery selain menerjunkan personil, peralatan seperti Rubber Boat, alat selam, peralatan medis, komunikasi dan evakuasi juga ikut diterjunkan guna membantu pelaksanaan Operasi Pencarian dan Pertolongan (Operasi SAR).

Di sana Team Rescue Basarnas Palembang akan berkoordinasi dan mengkoordinir unsur SAR gabungan utk melakukan operasi SAR tersebut, Unsur SAR gabungan terdiri dari Basarnas, TNI/Polri, Pemda setempat seperti pihak desa, bahkan dengang pihak medis terdekat serta unsur potensi SAR lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

“Semoga dengan banyaknya personil yang ikut membantu dalam proses pencarian ini mudah-mudahan korban dapat segera ditemukan,” jelas Hery.

Di akhir keterangannya Hery mengimbau kepada Seluruh masayarakat untuk sama sama. “Membiasakan hidup yang selalu mengutamakan keselamatan baik secara perorangan maupun secara bersama sama,” pungkas Hery.(dho)

Komentar

Berita Lainnya