Rumah Ghozi

“Ini pasti Ghozi,” kata saya dalam hati. “Ting… ting..”, berbunyi lagi ponsel saya setengah tidak terdengar. Saya pun menatap jam di dinding: pukul 02.51. “Kok senyum-senyum…,” celetuk

PSBB Tabungan Tidak Habis

Diperpanjang? Atau tidak? Masyarakat terbelah. Di semua negara. Ada yang belah bambu. Ada yang belah ketupat. Yang menginginkan PSBB diperpanjang umumnya tenaga kesehatan dan ilmuwan. Orang mampu

100.000

Menyalahkan gubernur sudah. Menyalahkan ilmuwan medis sudah. Menyalahkan Tiongkok sudah. Pun menyalahkan pendahulunya, Barack Obama. Tapi yang meninggal akibat Covid masih terus naik. Hari ini mencapai 100.000

Nyaman Banar

Tetap saja mengharukan. Biar pun salat Idul Fitri-nya di rumah sendiri. Kemarin. Kebetulan ada halaman kecil di depan studio gamelan. Di samping rumah saya. Halaman itu berpasir.

Vaksin Lebaran

Ada kabar sangat baik di Hari Raya Idul Fitri hari ini. Yakni kabar tentang vaksin baru Covid-19. Yang ditemukan Mayjen Chen Wei itu. Tapi kita bahas dulu

Makan Bersama

Saya tidak mengalami kesulitan hidup dengan protokol Covid-19. Alhamdulillah. Tukang kebun tinggal di rumah. Sudah lebih 20 tahun. Sopir pun tinggal di rumah –yang sebenarnya sudah lebih

Uang Alot

Ini harus diperhitungkan. Mukhamad Misbakhun sudah berhasil meyakinkan internal Golkar. Apalagi ia juga telah berhasil meyakinkan fraksi-fraksi lain di DPR. DPR sudah bulat di belakangnya. ”Pertempuran” berikutnya

Uang Besar

”Pada akhirnya politik yang akan menang. Bukan teknokrat,” ujar Prof. Dr. Didik J. Rachbini, ahli ekonomi dari INDEF itu. Ia ulangi lagi pernyataan itu. Sampai tiga kali.

Perawat Raisa

Perawat baru itu bernama pendek: Raisa. Tapi langkahnya panjang: tidak pernah lelah. Raisa adalah juga satu-satunya perawat yang tidak akan pernah tertular Covid-19. Dia seorang, eh, sebuah

Iba BBM

Siapa ya yang harus diam-diam bersyukur ada wabah Corona? Sehingga harga BBM tidak segera turun pun tidak ada yang ribut? Pun ketika harga gula naik tidak ada

Suntik Lysol

Oleh : Dahlan Iskan Berhentilah wahai virus! Kian lama engkau beraksi kian banyak orang yang bicaranya ngalor-ngidul. Termasuk seorang presiden –misalnya Donald Trump. Sampai-sampai banyak sekali meme

Teknologi Manajemen

Oleh : Dahlan Iskan Saya punya teman yang bekerja di Indonesia. Sebagai tenaga ahli. Kontraknya hanya sampai 30 April 2020. Sebelum berangkat ke Indonesia ia sudah punya

Tiba-tiba Tiada

Oleh : Dahlan Iskan Tulisan saya hari ini tidak obyektif. Hati-hati membacanya. Banyak orang lain yang juga meninggal dunia kok yang ini saya tulis di DI’s Way.

Terkejut Seadanya

Oleh : Dahlan Iskan Lupakan Covid-19. Ini ada perkembangan terbaru lagi dari Tiongkok: uang fiat segera diganti uang digital. Kemarin sore, harian South China Morning Post (Hongkong)

Stop Mei

Oleh: Dahlan Iskan Agama pun terguncang. Islam, Kristen kurang lebih sama. Khususnya di kalangan ulama-ulamanya. Di kalangan Islam soal ahli sunah dan jabbariyah ramai disoal. Juga jadwal

Santo Purnama

Oleh : Dahlan Iskan Pak, berita tentang Santo Purnama itu hoaks atau bukan? Banyak sekali pertanyaan seperti itu masuk ke DI’s Way. Kok hebat sekali putra Indonesia

Wuhan Gembira

Apa yang berubah setelah lockdown dicabut di semua wilayah di Tiongkok –terakhir di Wuhan, kemarinYang terpenting adalah QR. Ada QR di mana-mana. Di mal, di stasiun, di

Menara Gereja

Saya terpaksa minta bantuan Nixen Veidy Temo, 37 tahun. Ia wartawan koran Posko Manado yang tugasnya di Tomohon. Saya sudah tidak bisa minta bantuan ke siapa lagi.

Covid Apalagi

Oleh: Dahlan Iskan Masih ada lagikah yang perlu Anda ketahui tentang Covid-19? Rasanya tidak ada lagi. Anda sudah menjadi ahli Covid-19 sekarang ini –lebih ahli dari dokter.

Pusing Ka-Li-Mi-Cin

Oleh : Dahlan Iskan Drama kecil kembali terjadi di Gedung Putih. Kemarin. Yakni ketika kali kedua Presiden Donald Trump merekomendasikan obat malaria ini: Hydroxychloroquine. Sebagai obat untuk

Kaya Semarang

Oleh: Dahlan Iskan Kuburan pun sepi. Padahal Sabtu kemarin adalah hari Cingbing. Pedagang bunga –yang biasanya panen raya– ikut gigit jari. Tapi mereka sudah pintar. Mereka sudah

Ventilator Salman

Oleh: Dahlan Iskan Dosen ITB ini tidak terkena Covid-19, tapi mengisolasi diri di Masjid Salman, ITB, Bandung.  Di situ sang dosen merenung: bagaimana bisa membantu penderita Covid-19.

Virus Minyak

Oleh: Dahlan Iskan Saya terima kiriman foto langit Jakarta, kemarin. Ternyata warnanya biru. Seperti langit beneran. Sudah lama saya tidak melihat langit Jakarta sebegitu aslinya. Tentu Anda

Pilihan Sulit

Oleh : Dahlan Iskan Kalau kita melihat angka-angka, Indonesia itu masih hebat. Alhamdulillah. Puji Tuhan. Amitohu. Rahayu. Teman saya di luar negeri terus terheran-heran. Setengah tidak percaya.

Papa Zhang

Oleh : Dahlan Iskan ”Kantormu masih ada? Tidak hilang?” Itulah pertanyaan saya kepada teman baik saya di Beijing. Ia pemilik beberapa perusahaan. Kantornya di banyak kota: Beijing,

Dokter Tuhan

Banyak presiden di dunia ini tapi hanya satu yang seperti Donald Trump: Jair Bolsonaro. Bahkan Presiden Brasil itu lebih nge-Trump dari Trump sendiri. Bolsonaro terus keliling negara.

Masjid Jarang

Banyak pengurus masjid yang ingin studi banding ke sini: bagaimana bisa tetap melaksanakan salat Jumat tapi dengan SOP yang ketat. Itulah Masjid Agung Surabaya. Salat Jum’at tetap

APD Ijon

Oleh : Dahlan Iskan Anda sudah tahu: Amerika Serikat sudah mengalahkan Tiongkok. Dari segi jumlah penderita Covid-19. Anda sudah tahu: Italia sudah mengalahkan Tiongkok. Dari segi jumlah

Twist Again

Aneh. Kok bisa. Pukul 09.30 malam sudah tidur. Tiap hari. Setengah jam sebelumnya pun sudah mulai mengantuk. Itulah saya. Maret tahun 2020. Gara-gara Covid-19. Padahal saya dulu