Sesekali bicara soal nyamuk. Nyamuk beneran. Biar pun demo di Hongkong belum juga berhenti. Tiap hari. Sejak entah kapan itu. Bahkan Minggu lusa disiapkan yang terbesar lagi. Juga

Sesekali. Sebelum melanjutkan Riau 1 saya memuji Trump. Dengan ide barunya: mengenakan bea masuk barang Meksiko. Yang tidak ada hubungannya dengan perang dagang. Lewat senjata ampuh tweetnya,

Tahun lalu saya lebaran di rumah sakit. Lima hari sebelum lebaran istri saya tidak sadarkan diri. Anak wedok saya nangis-nangis di telepon. Minta saya pulang. Bukan main

Oleh : Dahlan Iskan Sepanjang hari kemarin saja hampir 500 km. Saya menyusuri jalan tol. Yang sudah lama ingin saya lalui. Yang videonya banyak beredar di Indonesia.

Oleh: Dahlan Iskan Saya termasuk yang bersemangat sekali. Untuk ke Singkawang Minggu lalu. Terutama karena ini: ada peletakan batu pertama pembangunan bandara Singkawang. Banyuwangi selalu saya jadikan

Oleh Dahlan Iskan Tidak puas. Jengkel. Ganti pengacara. Itulah yang dilakukan Carlos Ghosn dua hari lalu. Setelah “pahlawan Nissan” itu ditahan. Sejak hampir tiga bulan lalu. Tanpa

Oleh: Dahlan Iskan Tidak. Saya tidak akan bisa. Apa yang pantas saya banggakan dari tulisan saya setahun terakhir. Yang terbit setiap hari itu. Justru saya merasa bersalah.

Saya sudah ke museum di banyak negara. Baru di Taipei ini melihat ramainya seperti di stasiun kereta. Di hari libur pula. Padahal harga karcisnya setara Rp 250.000.

Oleh: Dahlan Iskan Inikah yang disebut seni negosiasi? Yang diklaim sebagai keahlian khusus Donald Trump? Sejak muda dulu? Sampai berhasil jadi konglomerat? Dan akhirnya jadi presiden Amerika?

Oleh Dahlan Iskan Mereka masih di atas pesawat. Tidak lama lagi pesawat dari Beijing itu mendarat di Washington DC. Saat itulah Washington mengumumkan: resmi mendakwa Sabrina Meng.

Oleh: Dahlan Iskan Nanti malam bakal ramai. Pukul 21.00 WIB. Saya ingin nonton. Bola bernuansa politik. Politik dibungkus sepakbola. Tim nasional Qatar melawan Uni Emirat Arab. Di

Oleh Dahlan Iskan From hero to apalah namanya. Reputasinya menembus langit. Tiga tahun lalu. Sekarang di dalam tahanan. Di Jepang. Sudah tiga kali perpanjangan masa penahanan. Ia

Oleh: Dahlan Iskan Saya putuskan naik bus saja. Dari Konya ke Afyon. Lima jam. Menempuh jalan perbukitan. Pegunungan. Masuk ke pedalaman. Saya sudah biasa naik bus antarkota.

Oleh: Dahlan Iskan ”Anda telah memasuki zona pertahanan udara kami. Berikan identitas Anda”. Itulah peringatan dari pilot pesawat tempur Tiongkok. Kepada pesawat asing entah jenis apa. Rupanya

Oleh: Dahlan Iskan PERNAH ke Somalia? Pernah. Kapan? Tahun lalu. Lho, tahun lalu kan, ke Amerika? Benar. Tapi ada “distrik Somalia” di Amerika. Yang sekarang bikin heboh.

Dari dunia Jalaluddin Rumi saya ke dunia Maria. Dari Konya ke Ephesus. Kota Ephesus sendiri kini tinggal puing-puing kuno. Reruntuhannya terlihat di kanan jalan itu. Setelah 2

Oleh: Dahlan Iskan Tahun baru pun tidak libur: Itulah Turki. “Ada mahasiswa yang tidak bisa hadir. Lagi ujian,” ujar Fikri Khodairi, ketua PPI Istanbul. “Tanggal 1 Januari

Makan apa selama di Lebanon? Saya justru ingin tahu: Anthony Bourdain makan apa di mana? Kalau ia lagi di Beirut? Bourdain kan ahli makan sedunia. Pengasuh acara