Sejumlah mahasiswa,beraktifitas menggunakan masker di kampus Bukit Besar Universitas Sriwijaya. Pagi ini, intensitas kabut asap cukup tinggi hingga menyelimuti kota Palembang. Akibat Karhutla disejumlah wilayah di Semsel

Warga beraktifitas pagi di pelataran Benteng Kuto Besak Palembang, berlatarkan kondisi kabut asap semakin menipis diakibatkan beberapa hari lalu,hujan turun mengguyur kota Pempek, Kamis (31/10).Fenomena Asap sendiri

KAYUAGUNG – Alat sistem pemeringkatan bahaya kebakaran lahan gambut Indonesia atau Indonesia peatland FDRS (Ina-FDRS) untuk OKI yang rawan karhutla, yang dikembangkan BPPT akan ditambah di OKI.

Aktifitas pagi,pengguna jalan Demang Lebar daun melintasi genangan air, Selasa (29/10). Hujan mengguyur kota Palembang sejak dini hari, menyebabkan sejumlah titik langganan banjir digenangi air, tetapi pagi

Taman Purbakala Sriwijaya berkabut,kondisi kabut asap akibat karhutla,meski kemarin sempat hujan disebagian wilayah Palembang, kabut masih menyelimuti kota Palembang, Sabtu (26/10). Secara Regional, melemahnya Badai Tropis Hagibis

PALEMBANG – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumsel sepertinya tidak bisa diatasi oleh pemerintah. Buktinya, makin hari kabut asap yang menyelimuti udara Palembang khususnya dan Sumsel

SUMEKS.CO, MUARA ENIM – Jajaran Polres Muara Enim berhasil mengamankan dua warga diduga pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di lokasi yang berbeda Senin dan Rabu (14-16/10).

Aktifitas perariran Sungai Musi di pagi hari, masih terkepung kabut asap, kamis (17/10). Tercatat ada 732 titik api, yang terdampak karhutla di wilayah sumsel. pada pagi hari

SUMEKS.CO, MUARA ENIM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muara Enim H Hasanudin mengaku geram dengan sikap sejumlah perusahaan perkebunan yang beroperasi diwilayah Kabupaten Muara Enim. Pasalnya banyak

Sejumlah sopir truk menghentikan kendaraannya di jalan Prawira Ratu Alamsyah, karena pekatnya kabut asap pada pukul 05.00 WIB, sekaligus beristirahat sejenak dpinggir jalan, Selasa (15/10). Sudah 2

SUMEKS.CO, MUARA ENIM – Musim kemarau yang disertai terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Muara Enim mengukur kualitas udara di Bumi Serasan

Sejumlah anak Sekolah Menengah Pertama berjalan kaki, saat ini pihak sekolah meliburkan siswanya, karena pekatnya kabut asap yang menyelimuti kota Palembang, Senin (14/10). Kondisi masyarakat berlangsung normal,