oleh

Tak Ada Persiapan Khusus, Jelang Pelantikan

-Sumsel-1 views

LUBUKLINGGAU – Pelantikan bupati dan wakil bupati Musi Rawas diperkirakan serentak pada sekitar 26 Februari mendatang. Artinya tinggal menghitung hari. Lalu bagaimana persiapan pelantikan dari Bupati Musi Rawas terpilih, Hj Ratna Machmud?

Berpasangan dengan Hj Suwarti, Ratna Machmud memenangkan pilkada serentak 2020, di Musi Rawas. Pasangan emak-emak ini ditetapkan sebagai pemenang oleh KPU Kabupaten Musi Rawas, akhir tahun lalu.

Ditemui di rumahnya, di Jalan Yos Sudarso, Kota Lubuklinggau, Ratna mengaku tak ada persiapan khusus menjelang pelantikan. Sebab secara teknis semua di siapkan oleh pemerintah Kabupaten Musi Rawas.

“Saya kan diundang untuk pelantikan, secara teknis bukan saya menyiapkan, tapi secara pribadi saya mejaga kesehatan jasmani dan rohani,” kata Ratna, sembari mengatakan telah menyiapkan baju pelantikan, yang sesuai dengan ketentuan, di rumahnya kemarin (22/2).

Istri dari Riza Novianto Gustam ini mengaku untuk jadwal pelantikan, belum ada perubahan, masih sesuai dengan edaran sebelumnya, yakni pada pekan ke empat Februari 2021 ini. Kemungkinan pada 25 atau 26 Februari.

Dikatannya, yang akan menemaninya saat pelantikan, nanti adalah keluarga inti, terutama sang suami. Sementara putrinya kemungkinan tidak bisa hadir. Karena sedang studi, spesialis mata di Universitas Sriwijaya (Unsri).

“Anak saya tidak hadir, karena sedang residen. Dia bilang tidak bisa hadir, karena hari Jumat (26/2) ada kegiatan mungkin ujian,” katanya.

Diakuinya, karena masa pandemi Covid-19, saat pelantikan, yang dilaksanakan virtual itu cukup di hadiri 25 orang. Dikabarkan, pelantikan serentak secar virtual, untuk pelantika Bupati dan Wakil Musi Rawas disiapkan di Muara Beliti, pusat Pemkab Musi Rawas.

Masa pemerintahannya, bersama Wakil Bupati Hj Suwarti nanti, mengusung selogan “Musi Rawas Mantap”. Maknanya adalah Musi Rawas yang maju, mandiri dan bermartabat.

“Makna dari filosopi maju adalah kondisi masyarakat Musi Rawas yang terus bergerak ke arah yang lebih baik, lebih sehat, lebih cerdas, perekonomian masyarakatnya lebih mapan, dan keamanan lebih terjamin, serta masyarakat terlayani dengan baik,” tuturnya.

Sementara, lanjutnya,  makna filosopi mandiri adalah Musi Rawas mampu mengelola dan mengembangkan potensi daerah secara optimal. “Lalu bermatabat maknanya adalah masyarakat Musi Rawas menjujung tinggi nilai-nilai budaya, dan beretika, termasuk ramah sebagai ciri khas masyarakat Musi Rawas,” tutupnya.(cj17)

Komentar

Berita Lainnya