oleh

Tak Akan Pasarkan Kei Car di Indonesia, Rocky Jadi Alternatif

JAKARTA – Daihatsu di Indonesia tak akan menjual kendaraan kei-car seperti yang telah dipasarkan di negara asal pabrikannya di Jepang. Hal tersebut sudah dilakukan kajian dan survei mendalam sehingga tak akan memgenalkan kendaraan kompak di Tanah Air.

Dalam hasil survei salah satunya menyebutkan kendaraan ini kurang mendapat respon positif dan tak sesuai karakteristik masyarakat Indonesia.

“Model kei car tidak akan dipasarkan di Indonesia,” ujar Amelia Tjandra, Marketing Director Astra Daihatsu Motor (ADM). Daihatsu di Jepang, ada dua model kei car yang dikembangkan melalui platform DNGA (Daihatsu New Global Architectur), yakni melalui New Tanto dan New Taft.

Satu lagi yang bukan termasuk kei car adalah SUV Rocky yang mendapat respon positif di pasar Jepang dan meraih rating tertinggi bintang 5 dalam uji keselamatan kendaraan JNCAP (Japan New Car Assessment Program) yang juga dikembangkan melalui DNGA.

Bisa saja, ADM bakal mengenalkan Rocky untuk pasar Indonesia karena bukan salah satu dari kendaraan kei car. Terlebih, ADM sudah lama tak memiliki produk baru karena hanya melakukan penyegaran produk pada model yang sudah ada. Namun, hal tersebut belum diinformasikan lebih jelas.

“Tunggu saja pada waktunya akan diinformasikan,” jelasnya.

Anjar Rosjadi, Head of MPPD (Marketing Product Planning Division) ADM berbagi informasi seputar konsep inovasi produk terbaru berbasis DNGA. Platform ini dikembangkan sejak 2017 oleh Daihatsu di Jepang yang diawali melalui Tanto pada Juli 2019, Rocky November 2019 dan Taft Juni lalu.

Daihatsu memperkenalkan platform khusus ini dengan konsep (1-1-1-1) yang memiliki filosofi 1 gram, 1 milimeter, 1 sen dan 1 detik yang berarti setiap pengembangannya memperhitungkan segala aspek detil meliputi ukuran, bobot, harga dan waktu agar menghasilkan kendaraan yang efisien.

“Mobil Daihatsu dengan platform ini akan memberikan pengalaman dan sensasi berkendara lebih halus, nyaman, stabil, efisiensi bahan bakar lebih baik, performa maksimal, desain stylish dan modern serta harga terjangkau,” ujarnya.

Secara teknis, platform DNGA memiliki keunggulan seperti pada penerapan seluruh fitur teknologi canggih yang dimiliki, dapat diimplementasikan ke semua model. “Platform ini juga memiliki waktu yang lebih cepat dalam proses pengembangan atau perubahan desain di setiap modelnya,” tukasnya.(rei)

 

Komentar

Berita Lainnya