oleh

Tak Berikan Upah Layak, Puluhan Massa Geruduk Franch Bakery

SUMEKS.CO – Puluhan massa yang tergabung dalam Federasi Buruh Indonesia (FBI), Rabu (19/8/2020) geruduk toko Franch Bakery yang berada di Jl Kol Atmo Palembang, Kecamatan IT I Palembang.

Kedatangan FBI ini meminta keadilan kepada perusahaan. Salah satunya para pekerja diduga tidak digaji sesuai dengan aturan yang ada.

“Kami meminta keadilan dari perusahaan, dimana kami para pekerja tidak digaji sesuai aturan dan sudah ada 6 orang pekerja yang di-PHK secara sepihak,” tegas koordinator aksi (Korak) Heryadi.

Selain itu, massa juga menyampaikan tuntutan lainnya yakni, minta untuk menghentikan intimidasi verbal dan non verbal terhadap karyawan yang bergabung dengan Federasi Buruh Indonesia Kabupaten Banyuasin.

Lalu, hentikan pembayaran upah lembur 5.000 per jam, yang tak sesuai dengan PP No 78 tahun 2015 dan UU No 13 tahun 2003, berikan makan terhadap karyawan, hentikan kelebihan jam kerja yang tidak dibayar perusahaan.

“Tuntutan lainnya, yakni agar perusahaan membayar pekerja secara UMK, hentikan PHK sepihak, hentikan keterlambatan upah, berikan slip gaji yang transparan dan benar menurut PP No. 78 tahun 2015, dan hentikan kebijakan arogansi Franch Bakery terhadap karyawan,” beber Heryadi.

Selain itu, tambah Heryadi, berikan SK karyawan yang prosedur dan benar, bayarkan sisa THR tahun 2020 yang baru diberikan 50 persen, dan bayarkan sanksi denda terjadap upah yang terlambat serta pekerjaan semua karyawan yamg dirumahkan.

Perbudakan ini, sambung Heryadi sudah terjadi sejak perusahaan ini berdiri. “Dimana mereka semena-mena mengeluarkan kebijakan dan bersikap arogan,” ungkapnya.

Pihak perusahaan yang awalnya tidak mau menemui massa untuk menanggapi tuntutan aksi, akhirnya melalui kuasa hukumnya Turiman SH keluar. “Apa yang teman-teman sampaikan, akan kita teruskan kepada pihak manajemen,” kata Turiman singkat.(dho)

 

Komentar

Berita Lainnya