oleh

Tak Boleh Mudik, Jalinsum Sepi

RUPIT – Sepekan menjelang Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah, kondisi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kabupaten Muratara, sepi dilalui warga luar daerah. Kondisi itu diakibatkan dampak COVID-19 dan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sejumlah daerah di perbatasan Pulau Jawa.

Suasana Jalinsum Muratara 2020, terbilang lebih sepi dari tahun-tahun sebelumnya. Di sepanjang Jalinsum tidak terlihat kendaraan lintas provinsi, maupun mobil pribadi yang khas melakukan perjalanan mudik Lebaran.

Irwan, warga Desa Noman Baru, Kecamatan Rupit menuturkan, sepekan menjelang Lebaran Idulfitri, tahun sebelumnya, arus lalul intas di sepanjang Jalinsum sudah padat siang maupun malam hari.

“Sekarang lebih sepi dari tahun lalu, sepanjang jalan hanya ada kendaran warga lokal yang sesekali melintas. Ini mungkin dampak COVID-19 di Muratara,” kata Irwan, Ahad (17/5).

Dia mengaku ada sejumlah keluarganya dari Pulau Jawa yang tidak bisa melintas ke wilayah Sumatera. Karena di perbatasan Bakauheni Lampung dan Pelabuhan Merak tidak meperbolehkan melintas.

“Di wilayah kita banyak melintas warga dari luar daerah, Padang, Aceh, Riau, Jambi yang mau melintas ke Jawa. Mungkin karena tidak bisa lewat di Bakauhueni Lampung, Jalinsum ikut-ikutan jadi sepi,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Muratara Al Azhar mengungkapkan, pihaknya bersama TNI, Polri, Pol PP, dan Dinas Kesehatan, sudah menyiagakan pos pantau di wilayah perbatasan. Setiap pengguna jalan khususnya pendatang dari luar daerah dilakukan pemeriksaan.

“Kita cek mereka pakai tes suhu dan menanyakan mau kemana. Mau singgah atau sekadar melintas. Jika ada pengguna jalan yang suhu tubuh tidak normal, maka langsung dites dan dievakuasi tidak boleh melintas,” ungkapnya. (cj13)

Komentar

Berita Lainnya