oleh

Tak Hanya Yetty, Begini Kronologi Penetapan Lima Komisioner KPU Palembang Sebagai Tersangka

PALEMBANG – Kapolresta Kombes Pol Didi Hayamansyah menegaskan pihaknya akan terus memproses kasus yang menyeret nama Komisioner KPU Kota Palembang, Yetty Oktarina.

Kasus ini kemudian menyeret empat nama lain. Yaitu Syafarudin Adam, Abdul Malik, Alex Barzili hingga Ketua Eftiyani. Jadi pukulan telak bagi penyelenggara pemilu.

Kapolresta mengatakan, kasus ini berawal dari temuan Bawaslu Kota Palembang dimana KPU Palembang tidak melaksanakan rekomendasi Bawaslu untuk melakukan Pemungutan Suara Lanjutan (PSL) pada Pemilu lalu.

“Temuannya kalau tidak salah 22 Mei lalu. Kemudian diproses dengan memeriksa sejumlah saksi lalu dilakukan gelar perkara, sebelum ditetapkan sebagai tersangka “jelasnya.

Semua komisioner, menurutnya sudah dimintai keterangan dengan didampingi kuasa hukum. Artinya, seperti yang diungkapkan sebelumnya, Didi dan jajarannya tetap akan memproses kasus ini.

Dari keterangan yang dihimpun, KPU Kota Palembang diminta untuk melaksanakan Pemungutan Suara Lanjutan di 70 TPS. Namun hanya digelar di 15 TPS, sehingga dianggap menghilangkan hak memilih di 55 TPS lain.

Oleh sebab itulah, kelima komisioner yang dilantik pada 7 Januari 2019 lalu, dijerat dengan dugaan pelanggaran Pasal 554 UU No. 7 tahun 2017 tentang Pemilu jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP subsider Pasal 510 UU No. 7 tahun 2017 tentang Pemilu jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Saat ditanya apakah ada kemungkinan dugaan pelanggaran lain, Didi berdalih pihaknya saat ini tengah fokus dlalam kasus ini. “Belum, masih soal itu. Sekarang lagi di proses yah,”ujarnya. (aja)

Komentar

Berita Lainnya