oleh

Tak Kuorum Paripurna Pembahasan RPP APBD OKU 2019 Diskorsing

BATURAJA, SUMEKS.CO – Paripurna pengesahan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan (RPP) APBD atau LKPJ Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) anggaran tahun 2019 Senin (13/7/2020) ditunda. Pada hal agenda sidang tersebut pengesahan LKPJ Bupati OKU tahun 2019.

Hal tersebut terjadi lantaran Rapat paripurna yang dipimpin ketua DPRD OKU Marjito Bahri tak kuorum. Pada hal bupati dan wakil Bupati OKU juga sudah hadir pada sidang yang dijadwalkan mulai pukul 09.30 wib tersebut.

Paripurna tersebut akhirnya diputuskan diskors. Dan siang ini, sekitar pukul 14.00 wib, rencananya akan dilanjutkan.

Sekretaris DPRD OKU, A. Karim, melalui Kabag Persidangan dan Perundang-undangan, Iwan Setiawan, menyebut berdasarkan absensi ada 24 anggota dewan yang hadir.

Akan tetapi secara fisik, rupanya hanya 16 anggota dewan saja yang terlihat di dalam ruang sidang paripurna. Sehingga, paripurna tersebut dinyatakan tidak kuorum.

“Ya tidak kuorum. Berkaca dengan Tatib 104 Pasal 10 B, minimal kehadiran anggota 2/3 dari jumlah anggota dewan,” Ujar Kabag Persidangan dan Perundangan-undangan, Iwan Setiawan.

Sebelum Sidang di skor, tampak ketua DPRD OKU, H. Marjito Bachri keluar ruangan menemui sejumlah anggota dewan yang sedang berada di ruangan lain.

Namun saat Ketua masuk lagi ke ruang paripurna, beberapa anggota dimaksud malah keluar meninggalkan ruangan menuju sebuah kendaraan.

Marjito ketua DPRD OKU saat ditemui awak media mengaku tak mengetahui secara pasti apa sebab sejumlah anggota dewan yang sebelumnya hadir dan menanda tangani absensi itu tak kunjung masuk ruang paripurna.

Akan tetapi menurutnya secara umum, fraksi-fraksi di DPRD OKU ini dalam paripurna sebelumnya (agenda pandangan fraksi), menyetujui RPP APBD TA 2019. Hanya mungkin, lanjutnya dalam pandangan itu ada sesuatu yang perlu dipertegas.

“Antara TAPD dengan beberapa fraksi belum ada kata sepakat. Masih perlu ada pembicaraan yang lebih detail yang tidak bisa diungkap di paripurna ini. Makanya saya ambil kesimpulan rapat ini diskors,” ujarnya.
Dirinya tak bisa memastikan apakah ada hubungan dengan manuver politik atau tidak Iabtak bisa menduga lebih jauh. Dikatakan Ketua partai Gerindra OKU ini, hasil dapat dilihat dari pertemuannya nanti. Apakah ini bukan persoalan politik atau memang subtansi dari bahasan Raperda.

“Yang pasti, kita menginginkan RPP APBD TA 2019 cepat selesai, karena dalam waktu dekat akan segera masuk pembahasan APBD Perubahan TA 2020. Biar renteten kegiatan DPRD OKU selama setahun ini dapat berjalan baik,” pungkasnya.(irw)

Komentar

Berita Lainnya