oleh

Tak Mau Ditutup, Pengusaha Ini Akhirnya Pilih Pasang E-tax

PALEMBANG – Ditengah sosialisasi yang dilakukan Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD), nyatanya masih banyak pengusaha yang menolak melakukan pemasangan e-tax.

Untuk itu, BPPD memberikan peringatan tegas bagi para pengusaha, melalui surat peringatan. Bahkan, sanksi penutupan tempat usaha juga telah disiapkan apabila menolak ataupun melanggar.

Ancaman ini, terbukti ampuh. Seperti disalah satu warung pempek yang terletak di kawasan Plaju. Pemilik usaha tersebut, akhirnya sepakat membantu Pemkot Palembang memaksimalkan pajak restoran.

“Betul, sudah dua kali diberi peringatan. Pemilik akhirnya mau dipasang dan membantu kita memaksimalkan pendapatan lewat pajak restoran,”ujar Kepala BPPD, Sulaiman Amin pada Selasa (23/7).

Dijelaskannya petugas dari tim yang diterjunkan langsung memasang alat e-tax, yang memang bertujuan memantau langsung pendapatan warung pempek tersebut.

Hal ini berlaku pula, pada pengusaha lain yang memiliki omzet diatas Rp3 juta. Nantinya, mereka yang telah memasang E-Tax bisa langsung dipantau pendapatannya oleh BPPD.

“Sekarang sudah ada 400 alat e tax kami pasang. Nantinya kami berharap mendapat dukungan dari masyarakat termasuk pelaku usaha di kota Palembang,”tukasnya. (aja)

Komentar

Berita Lainnya