oleh

Tak terima dituduh mencuri tabung gas, Pibri Bacok tetangganya

BATURAJA – Tak terima dituduh mencuri sebuah tabung gas 3 kilogram, Pibri Saputra (18) Warga Desa Karang Lantang Kecamatan Muara Jaya membacok Agung Kencana yang merupakan tetangga dan masih satu kampung dengan pelaku.

Tersangka sendiri saat ini sudah diamankan di mapolsek Pengandonan setelah ditangkap pada Sabtu (11/7/2020) malam lalu. Dari tangan tersangka polisi mengamankan sebilah pisau bergagang kayu dengan panjang sekitar 20 cm.

Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga Melalui Kapolsek Pengandonan Iptu Mardin AL SH Mengungkapkan, Peristiwa tersebut bermula pada Jum’at 10 Juli lalu, dimana Korban Agung Kencana mendatangi korban dan menuduhnya mencuri tabung gas 3 Kg milik korban.

Tak terima di tuduh mencuri Tabung gas elpiji tersebut, keduanya kemudian terjadi cekcok mulut namun pertikaian tersebut berhasil di redam oleh warga yang mendengar cekcok tersebut. ” Warga yang melihat sempat melerai cekcok antara keduanya,” Ujar Mardin.

Pertikaian tersebut ternyata belum berakhir, Keesokan harinya Sabtu (11/7/2020) malam sekitar pukul 19.30 wib, Pelaku kembali mencari korban karena masih tak terima dituduh mencuri tabung gas dan bertemu di depan rumah salah seorang warga.

Tanpa ba bi bu lagi, pelaku langsung mengayunkan sebilah pisau yang sudah disiapkan pelaku di pinggangnya, bafokan tersebut mengenai tangan korban yang berupaya menangkis bacokan tersangka.

“Korban sendiri mengalami luka bacokan di tangan dan mendapat sejumlah jahitan setelah berupaya menangkis pisau yang di bacokan tersangka,” Kata Mardin.

Tersangka kemudian ditangkap dirumahnya pada keesokan harinya, dari pengakuan tersangka, ia tersinggung dan tak terima di tuduh mencuri tabung gas milik korban sehingga pelaku menaruh dendam terhadap korban.

Tersangka sendiri bersama barang bukti sebilah pisau saat ini sudah diamankan di mapolsek Pengandonan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Tersangka sudah kita amankan sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LP – B / 08 / VII/ 2020/ SUMSEL/OKU / Sek- PGDN tanggal 11 Juli 2020 dengan Pelapor Harumin orang tua korban, tersangka akan kita jerat dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman diatas empat tahun penjara,” Pungkas Mardin.(ari)

Komentar

Berita Lainnya