oleh

Takut Didenda, Pedagang Mau Divaksin

SUMEKS.CO, RUPIT – Ratusan pedagang tradisional di pasar Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumsel, bakal divaksin. Tim Satgas COVID-19 Pemkab Muratara pada pertengahan April masih melakukan pendataan dan sosialisasi ke sejumlah pedagang.

Pedagang di Pasar Lawang Agung, Kabupaten Muratara mengaku sudah di =data sejumlah petugas, untuk mengikuti vaksinasi massal. Namun tidak sedikit pedagang mengaku enggan, mengikuti program pemerintah itu dikarenakan sejumlah faktor tertentu.

Mariam, pedagang Lawang Agung mengaku, sudah didata petugas untuk divaksin, namun masih ada keraguan yang mereka rasakan terkait vaksin anti COVID-19 itu.

“Saya sebenarnya tidak mau divaksin meski sudah di data. Alasannya saya takut disuntik, dan takut ada efek negatifnya,” kata Maryam, Ahad (11/4).

Dia mengatakan, selama pandemi COVID-19 banyak informasi simpang siur. Bahkan hampir semua masyarakat khawatir dan dibuat serba bingung. “Sekarang kalau batuk sedikit pasti dikatakan COVID.

“Saya tiap hari berjualan di pasar ratusan orang saya layani, alhamdulillah sampai sekarang semua sehat,” timpalnya.

Namun banyak pihak menyarankan termasuk kerabat dan keluarganya, agar tetap mengikuti vaksinasi itu supaya tidak didenda. “Kita orang kecil jadi mau tidak mau harus ikuti aturan. Apalagi sekarang kalau tidak mau divaksin katanya bakal didenda,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas kesehatan Muratara Marlinda membenarkan jika sasaran vaksinasi berikutnya akan dilaksanakan ke sejumlah pedagang dan masyarakat sipil di Muratara.

“Kami sekarang masih melakukan pendataan pedagang dan masih dilakukan sampai saat ini. Kami harus sosialisasi secara berkala, karena tiap masyarakat mempunyai cara pandang berbeda,” ucapnya. (cj13)

Komentar

Berita Lainnya