oleh

Tambah Jam Angkut

LUBUKLINGGAU – Selama bulan puasa volume sampah di Lubuklinggau alami peningkatan 20 persen atau 30 ton perharinya. Peningkatan volum sampah itu rata-rata didomoninasi kulit buah, terutama kulit buah dogan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lubuklinggau, Herdawan mengatakan volume sampah jelas meningkat selama bulan puasa. Sebab aktivitas masyarakat berbelanja dan berbuka dengan makanan atau buah-buahan. Peningkatan volume sampah antara 10 sampai 20 persen atau sekitar 20 sampai 30 ton perhari.

“Sampah mendominasi itu sampah rumah tangga, termasuk sampah kulit dogan yang mendominasi,” jelasnya.

Disamping itu, meningkatnya volume sampah sudah diperkirakan pihaknya. Sehingga mulai hari pertama puasa, pihaknya juga mengoperasikan mobil angkutan sampah dimalam hari guna mengangkut sampah dibeberapa titik TPS (tempat pembuangan sampah).

“Operasi malam dikerahkan dua mobil. Dari dua mobil itu ada yang sampai dua, tiga empat kali bergerak dimulai pukul 19.00 WIB,” ujarnya.

Lebih lanjut, ada beberapa titik yang menjadi rute angkut mobil sampah dimalam hari. Diantaranya mulai dari masjid Agung As Salam, Kenanga 1, jalan lintas mangga besar, jalan waringin dan di jalan nangka.

“Tapi yang membludak tiga kali lipat itu yang dikenanga. Dominasi rata-rata sampah kulit dogan,” ungkapnya.

Herdawan menambahkan, normalnya mobil angkut sampah beroperasi dua kali yakni pagi dan siang “Mulai puasa tambah dimalam. Kalau sampah normalnya perhari 160 ton perhari. Yang kita tangani terangkut 96 ton atau 70 persen yang tertangani,” timpalnya.

Masyarakat diimbau untuk membuah sampah pada tempat di TPS yang telah disediakan. Dan diminta untuk tidak membuang sampah sembarangan dijalan hingga berserakan.

“Buanglah pada waktu-waktu yang sudah ditentukan pagi jam enam, buanglah, biarlah enak diangkut. Jangan mobil sudah lewat, baru buang sampah,” pungkasnya.(Wek)

Komentar

Berita Lainnya