oleh

Tambah Wahana Sepeda Gantung

PALEMBANG – Taman Wisata Alam Punti Kayu terus melakukan pengembangan untuk menambah daya tarik pengunjung. Terbaru, pengelola menambah wahana sepeda gantung, rumah pohon, dan butterfly garden.
“Semuanya baru dan siap menghibur para pengunjung,” ujar Manajer Operasional Punti Kayu, Raden Azka, kemarin (24/1). Dikatakan, sepeda gantung diperuntukan bagi para pengunjung yang ingin memacu adrenalin. Dengan menaiki sepeda di atas ketinggian. Untuk menjajal sepeda gantung ini, pengunjung cukup membayar Rp20 ribu. Sangat terjangkau. Diprediksi, wahana baru ini akan menjadi wahana favorit. Pasalnya, pengunjung dapat melihat pesona Taman Wisata Alam Punti Kayu dari ketinggian.

“Dari atas, pengunjung bisa melihat secara luas,” imbuhnya. Soal keamanan bersepeda gantung, lanjut Azka, pengunjung tidak perlu khawatir. Sebab, keamanan pasti terjaga dan telah diuji, termasuk materialnya. ”Kami menggunakan alat safety standar internasional. Yaitu Petzl untuk sit harness, carabiner dan pulley tandem,” paparnya.

Sedangkan butterfly garden, merupakan taman yang berisikan tanaman yang disukai kupu-kupu. Seperti pagoda, asoka, dan melati. Jadi, bukan mengandangkan kupu-kupu, melainkan membuat kupu-kupu berdatangan. Dan berkembang sendiri sehingga prosesnya secara alami. “Kami juga menyiapkan spot untuk berfoto selfie,” tambahnya.

Sementara wahana rumah pohon, berbentuk rumah di atas pohon. Tapi tidak bisa ditinggali. “Kami menyiapkan ini agar anak-anak dapat belajar dan mengedukasi mereka,” ungkap dia.

Dengan adanya wahana baru ini, sambung Azka, diharapakan dapat meningkatkan kunjungan. Menjadi alternatif bagi para masyarakat untuk liburan dengan keluarga. “Kami akan terus inovasi dan menambah wahana baru,” tuturnya.

Wahana baru itu melengkapi wahana yang telah ada, seperti kuda. Wahana edukasi lingkungan, di mana banyak satwa terbuat dari patung. Sebab, tidak boleh ada hewan dilindungi. “Wahana ini menjadi tempat edukasi para anak untuk mengenal satwa,” katanya.

Selain itu, ada pula wahana rekreasi, outbound, danau, sepeda air, waterboom, camping area, replika landmark dunia, airsoft gun, kolam renang, dan panahan. “Dari sekian banyak wahana, wahana replika landmark dunia menjadi favorit untuk dewasa. Sedangkan anak-anak, wahana fly fox dan edukasi menjadi favorit,” urainya.

Untuk tiket masuk, tambah Azka, hari libur Rp12.500 dewasa dan Rp5 ribu anak-anak. Sedangkan hari biasa, Rp10 ribu dewasa dan Rp5 ribu anak-anak. Sedangkan kendaraan, mobil Rp10 ribu dan motor Rp5 ribu. “Tiket masuk wahana bervariasi, dari Rp10 ribu hingga Rp25 ribu,” pungkasnya. (yun/air/ce3)

Komentar

Berita Lainnya