oleh

Tanah Dikavlingi Warga, Lapor Polisi

INDRALAYA– Merasa tanah miliknya yang telah mengantongi sertifikat dikuasai oleh orang lain. Apalagi tanahnya sudah disekat dengan cara dikavling untuk dijual oleh pihak lain. Membuat Hermansyah SE MM (43) warga Jalan Brigjen Hasan Kasim Bukit Sangkal Kecamatan Kalidoni Palembang, melaporkan ke SPKT Polres Ogan Ilir (OI) kemarin (20/5).

Dalam surat laporan pengaduan bernomor STTLP/160/V/2019/SPKT Polres OI. Tertanggal 20 Mei 2019 yang ditandatangi Kanit SPKT IPDA Agus Suparwanto SH, terlapornya adalah Amzah Tb dan kawan-kawan.

Dalam laporan pengaduan tersebut, terlapor Amzah dituding melakukan tindak pidana. Penggelapan Hak atas barang tidak bergerak alias penyerobotan dijerat Pasal 385 KUHP.

Dalam keterangan Hermansyah selaku pelapor kepada koran ini mengatakan. Bahwa tanah miliknya seluas 5,6 hektar yang berada dikawasan samping Unsri Depan Bank SumselBabel Kelurahan Indralaya Indah Kecamatan Indralaya Kabupaten OI. Yang telah bersertifikat dengan No 1511, 1508 dan 1507 diterbitkan tahun 1982 dan 1983, telah dikuasai oleh orang lainnya.

“Tanah itu memiliki tiga sertifikat yang saya beli pada tahun 2014. Tiba-tiba saya mendapat laporan pada minggu ini telah dikuasai oleh warga bernama Amzah.Dan tanah milik saya sudah dikavling-kavling untuk dijual belikan,”kata Hermansyah.

Akibat penyerobotan tanah tersebut, Hermansyah mengaku mengalami kerugian yang ditaksirkan sekitar Rp 500 juta .

Benarkah ? Amzah selaku terlapor ketika dihubungi secara terpisah membantah kalau dirinya telah menyerobot tanah milik orang lain. ”Itu tanah warisan orang tua saya (Alm Mastari) dengan segel tahun 1981, dengan luas 3,2 hektar,”kata Amzah .

Karena merasa tidak melakukan penyerobotan tanah orang lain dan namanya dicemarkan. Amzah mengaku akan balik melapor ke Polres OI. ”Siang ini saya akan balik melapor,”katanya .

Memang katanya tanah warisannya seluas 3,2 hektar saat ini sudah disekat-sekat alias di kavlingan untuk dijual belikan,”Ada sekitar 20 kavling yang sudah terjual,”terangnya.

Bahkan Amzah mengatakan, Pelapor Hermansyah justru diduga salah obyek,”Tanah yang disengketakan itu bukan milik kami. Melainkan tanah warga lainnya yang berada dibelakang tanah kami. Jadi dugaan kami Pelapor salah obyek,”tukasnya.

Kapolres OI AKBP Gazali Ahmad melalui Kasat Reskrim AKP Malik Fahrin ketika dikonfirmasikan membenarkan. Pihaknya telah menerima laporan pengaduan soal sengketa tanah. ”Perkara sengketa tanah tersebut, masih proses penyidikan,”katanya (Sid)

Komentar

Berita Lainnya