oleh

Tanah Diserobot, Pemilik Tempuh Jalur Hukum

PALEMBANG – Tidak terima tanah miliknya diserobot menggunakan surat keterangan palsu oleh terlapor berinisial MR dan AL (40), warga Pulo Gadung Kecamatan Gandus Palembang membuat Ridwan AR (66), warga Jl Kapten Anwar Sastro, Lr Kulit, Kelurahan Sungai Pangeran, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang berang, Melalui kuasa hukumnya Mulyadi SH MH membuat laporan kepolisian di Polrestabes Palembang, Senin (18/10).

Menurut Mulyadi, tanah kliennya berada di Jl Soekarno-Hatta, Kelurahan Karya Baru Kecamatan Alang-Alang Lebar Palembang, telah diserobot oleh terlapor berinisial MR dan AL.

“Klien kami ini, pada hari Jumat (25/9) lalu, melihat tanahnya telah diserobot dan sudah dibangun rumah permanen oleh kedua terlapor. Padahal tanah milik klien kami ini sudah SHM sejak tahun 1986,” kata Mulyadi.

Karena itu, lanjut Mulyadi, kliennya mengambil jalur hukum dengan membuat laporan kepolisian di Polrestabes Palembang, dugaan tindak pidana UU nomor 1 tahun 1946 tentang pasal 263, 266, dan 385 KUHP.

“Diduga terlapor menggunakan surat palsu dalam penyerobotan tanah milik klien kami. Kami dari pihak kuasa hukum korban, meminta pihak kepolisian menindaklajuti laporan kami,” ujarnya. (dey)

Komentar

Berita Lainnya