oleh

Tanam Padi di Lahan Panti Sosial, Kadinsos Sumsel : Hasil Bumi nya Untuk Penghuni Panti Sosial

SUMEKS.CO – Lahan tidur seluas 6 hektare di wilayah Panti  Rehabilitasi Gelandangan Pengemis dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (PGOT ODGJ) Palembang, dimanfaatkan mengarah menjadi lahan pertanian produktif berbasis ekowisata.

Kepala Dinas Sosial Sumsel, Mirwansyah mengatakan. Hal tersebut diinisiasikan oleh Dinsos bersama dengan Forum CSR Kesejahteraan Sosial Sumsel. Menurutnya melihat lokasi panti yang strategis berada di pinggir jalan besar, serta komposisi tanah yang cukup subur, pihaknya berusaha kembangkan menjadi lahan bercocok tanam.

“Lahan panti ini sebelumnya merupakan wilayah rawa yang tak dijamah. Sekarang kita berdayakan dengan mengajak penghuni panti juga masyarakat sekitar. Sekaligus untuk dapat produktif bersama,” Katanya kepada SUMEKS.CO saat acara pencanangan sebagai Panti Produktif oleh Gubernur H Herman Deru, melalui siaran virual. Di Jalan Residen H Najamuddin, Sukamaju, Kecamatan Sako, Palembang. Kamis (19/11/2020).

Transformasi lahan tersebut berlangsung secara kontinyu. Berdasarkan pantauan SUMEKS.CO dilokasi sekarang lahan rawa itu telah ditanami tanaman padi, sayur-sayuran dan juga tambak ikan.

Penghuni panti PGOT ODGJ Palembang diruang rehabilitasi. Foto : Bima/Sumeks.co

Ada yang cukup menarik disana, Padi yang ditanam berjenis padi trisakti. Menurut Mirwan dirasa istimewa, lantaran  selain biji padinya yang berbobot dan tumbuh bercabang dari pangkal pohon. Juga sudah dapat dipanen ketika berumur 75 hari pasca tanam.

“padi sudah mulai berisi, tinggal tunggu waktu panen. Ketika panen penghuni panti dulu itu yang diutamakan. Ya intinya semua yang ada disini fokusnya untuk penghuni panti,” imbuhnya menyampaikan.

Lanjutnya,  penghuni panti sosial sekarang dihuni sebanyak 180 orang, mereka dirawat intensif oleh para perawat dan petugas. “Untuk mereka yang sudah berangsung membaik kondisi kejiwaanya juga tak luput untuk diajak mengembangkan pertanian sederhana ini, tutupnya.

Sementara itu Ketua CSR Kessos Sumsel, J. Rianthony Nata Kesuma, mengutarakan  program panti sosial produktif ini digiatkan secara sederhana dan gotong royong. Sementara baru berupa pertanian dan tambak.  Dia juga menyampaikan kedepan dalam rancangannya akan dihadirkan hewan ternak seperti itik dilokasi tersebut.

Selain Panti sosial PGOT ODGJ Palembang. Pihaknya bersama dengan Dinas Sosial juga menjadikan pilot project panti sosial yang berada di Kabupaten  Ogan Ilir.

“Ada 4 pekerjaan rumah  dalam upaya pemberdayaan. Hal yang serupa akan digalakan, melihat potensi apa dilokasi tersebut. Secara sederhana, kita gali untuk menghasilkan program berdaya guna berhasil guna untuk kesejahteraan masyarakat panti. Dengan demikian mengharapkan dukungan stakeholder bila ada yang kurang mohon ditambah,” pungkasnya. (bim)

Komentar

Berita Lainnya