oleh

Tangan Pria Terjepit Mesin Penggiling Cabe di Pasar Minggu Bengkulu 

BENGKULU – Seorang pria yang belum diketahui identitasnya mengalami kecelakaan kerja di sebuah tempat usaha penggilingan cabe yang berada di kawasan Pasar Minggu Kota Bengkulu, Jumat (12/2) sore. Tangannya terjepit mesin penggiling cabe sehingga mengalami fraktur pada bagian jari tangan sebelah kiri.

Dari data terhimpun, peristiwa yang sempat menghebohkan pedagang dan pengunjung sekitar pasar tersebut berawal saat korban mencoba mengoperasikan mesin penggiling cabe yang berada di tempat usaha tersebut. Belum diketahui pasti apa penyebabnya sehingga saat korban sedang mencoba mengoperasikan mesin tersebut, tangan korban masuk ke dalam putaran penggiling pada mesin dan terjepit.

Masyarakat sekitar yang mengetahui kejadian yang dialami korban tersebut langsung memanggil aparat sekitar untuk memintai pertolongan. Setelah terjepit selama lebih kurang dua jam, korban berhasil dievakuasi oleh tim dari Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) Kota Bengkulu beserta tim medis dan pihak kepolisian.

“Kita mendapatkan informasi dari Pos Pemadam Pasar Minggu yang berada tidak jauh dari lokasi, dapat kabar bahwa di salah satu usaha penggilingan ada kecelakaan kerja. Langsung kita respon, dan selama kurang lebih dua jam berhasil kita evakuasi tangan korban yang terjepit dari dalam mesin penggiling tersebut,” ungkap Kadis PBK Kota Bengkulu, Saipul Apandi yang berada di lokasi.

Sementara itu, pemilik tempat usaha penggilingan, Mak Des mengatakan, dirinya tidak mengetahui identitas dari korban, bahkan tidak mengetahui sejak kapan korban mulai bekerja di tempat usaha miliknya tersebut lantaran selama ini dirinya menyerahkan pengelolaan tempat usaha kepada anak lelakinya.

“Saya tidak kenal, namanya juga belum tahu siapa. Soalnya selama ini yang mengurus tempat usaha ialah anak saya. Dia juga tidak memberi tahu kalau mempekerjakan karyawan baru atau hanya sekedar menolong. Tadi dapat kabar kalau di tempat usaha ada yang terjepit mesin, makanya saya datang ke sini,” ungkapnya.

Setelah berhasil dievakuasi, korban kemudian dibawa menggunakan ambulans ke RSHD Kota Bengkulu untuk mendapatkan perawatan medis.(tok/rakyatbengkulu.com)

Komentar

Berita Lainnya