oleh

Tanggung Jawab Usai Mencabuli, Pemuda ini Tetap Dibui

PALEMBANG – Meski sebelumnya telah bertanggung jawab dengan menikahi korban pencabulan berinisial LO (16) di ruang PPA Polrestabes Palembang pada Jumat (4/9) lalu, terdakwa Wendi Saputra (18), warga Gandus tetap harus mendapat hukuman selama 3,5 tahun oleh majelis hakim PN Palembang.

Hal itu diketahui dalam gelar sidang secara online Selasa (8/9) dengan agenda pembacaan putusan (vonis) kepada terdakwa Wendi Saputra oleh majelis hakim diketuai Murni Rosalinda SH MH.

Dikonfirmasi terpisah, penasihat hukum terdakwa Eka Sulastri SH, Rabu (9/9) mengaku sedikit kecewa dengan putusan majelis hakim yang menurutnya terdakwa telah menunjukkan itikad baik dengan menikahi korban.

“Sedikit kecewa itu pasti, namun pertimbangan majelis hakim kemarin salah satunya tidak menghapuskan tindak pidana yang diperbuat oleh terdakwa meskipun sudah bertanggung jawab dengan menikahi korban,” kata Eka.

Dia menjelaskan saat ini LO yang berstatus istri sah terdakwa Wendi sangat mengharapkan bisa bersama dengan suaminya. Namun pada sidang melalui online itu terdakwa ternyata langsung menerima putusan itu.

“Sebagai istri sah LO sangat berharap agar terdakwa Wendi ini bisa segera dibebaskan dari hukumannya. Namun dari persidangan kemarin terdakwa Wendi justru menerima putusan dari majelis hakim, jadi tidak ada upaya hukum lainnya,” tandasnya.

Sebelumnya terdakwa Wendi dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palembang Wiwin Setyawati SH MH dengan pidana penjara selama 6 tahun.

Diketahui terdakwa Wendi Saputra ditangkap oleh petugas pada Mei 2020 silam atas perkara tindak pidana pencabulan dengan korban di bawah umur berinisial LO dan diancam dengan UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Pada Jumat (4/9) terdakwa pun menikahi korban LO meski di balik jeruji di ruangan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polrestabes (PPA) Palembang. (fdl)

Komentar

Berita Lainnya