oleh

Tangkap Ikan Pakai Racun Bisa Dipidana

-Sumsel-93 views

PALI – Pemerintah Desa (Pemdes) Tempirai, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), melarang keras masyarakat meracuni sungai atau danau dan menggunakan alat setrum saat menangkap ikan.

Larangan tersebut telah dikeluarkan dalam bentuk Peraturan Desa (Perdes) sehingga saat menangkapx ikan masyarakat bisa bijak. Apalagi, Desa Tempirai terkenal sebagai daerah penghasil ikan air tawar yang ada di Kabupaten PALI.

Kepala Desa (Kades) Tempirai Timur, Yunus Usman mengatakan, didalam Perdes tersebut dibuat sangksi yang keras sehingga bisa di pidana.

“Sesuai rapat dengan masyarakat jika tindakan meracun sungai atau danau maupun menggunakan setrum saat menangkap ikan merupakan tindak pidana dan harus diserahkan ke pihak berwajib,” ucapnya saat dibincangi, kemarin (15/4).

Diterangkannya, dalam menjaga sungai dan danau yang ada, Pemdes Tempirai telah membentuk Kelompok Masyarakat Pengawas Sungai (Pokmaswas) Lebak Sindur dengan anggota sebanyak 10 orang.

@Pokmaswas akan mengawasi masyarakat dalam melakukan penangkapan ikan. Jadi yang diperbolehkan menangkap ikan diperairan Padang Tempirai menggunakan alat tradisional atau memancing dan manual, kalau melanggar aturan maka Pokmaswas akan menindak dan melaporkannya ke Kepolisian,” terangnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, dalam mempertahankan wilayahnya sebagai lumbung ikan, belum lama ini Pemdes Tempirai telah dibantu Pemkab PALI menebarkan bibit ikan gabus dan patin.

“Ada 2.000 ekor anak ikan ditebar di Padang Tempirai. Ini tentu membantu masyarakat dalam memelihara ekosistem ikan didalam air. Kami berharap, bantuan tersebut diberikan secara rutin dan masyarakat juga ikut mendukung dan menjaga lingkungan agar Tempirai tetap menjadi penghasil ikan air tawar terbesar di PALI,” pungkasnya. (ebi)

Komentar

Berita Lainnya