oleh

Tanjung Lesung Seksi Dikunjungi

BANTEN – Tidak mudah untuk meyakinkan publik bahwa Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, sudah siap menampung kembali wisatawan. Ini karena ngerinya sapuan air laut yang disebut tsunami pada 22 Desember tahun lalu, masih melekat kuat di ingatan masyarakat. Karena itu, Pemerintah juga ikut turun tangan menggairahkan kembali minat masyarakat berwisata ke Nusa Dua-nya Banten tersebut.

Pada senin siang (1/4), Kementrian Pariwisata (Kemenpar) menggelar ‘Media & Travel Fair’ bersama puluhan media massa dan anggota Astindo, Asita, serta PHRI di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung. Acara ini sebagai lanjutan dari mulai munculnya tren positif kunjungan wisatawan ke kawasan seluas 1.500 hektare tersebut. Setelah tsunami, antara Januari hingga maret, berbagai kegiatan corporate gathering dan komunitas dilaksanakan. Demikian juga dengan kunjungan wisatawan asing di kawasan Banten Selatan ini.

“Kami apresiasi kuatnya komitmen pengelola bahwa tiga bulan melakukan recovery dan itu sudah terlihat. Di sini juga akan dilakukan kick off proyek-proyek untuk gairahkan kembali Tanjung Lesung,” ungkap Kepala Biro Komunikasi Publik Guntur Sakti dalam acara sosialisasi jurnalisme ramah pariwisata dalam rangka gerakan sadar wisata di Tanjung Lesung, senin (1/4).

Tsunami Tanjung Lesung terjadi pada 22 Desember tahun lalu. Tanjung Lesung berada di Selat Sunda dipicu pergerakan Anak Gunung Krakatau. Jaraknya Tanjung Lesunh dengan Anak Gunung Krakatau adalah 51,7 kilometer. Kejadian itu menelan korban jiwa sekitar 460 dan ribuan luka-luka. Tapi ketika berkunjung ke Tanjung Lesung pada awal April ini, suasana mencekam itu sudah tidak tersisa lagi. Laut berombak landai, angin sepoi-sepoi, dan cuaca cerah. Sepanjang mata memandang, air laut terasa segar penuhi pandangan mata. Tampak Anak Gunung Krakatau menyembul di tengah lautan.

“BMKG telah menyatakan bahwa aktivitas tumbuh Anak Gunung Krakatau gak ada, alat aktivasi juga sudah dipasang. Level siaga 3, sudah turun menjadi waspada level 2,” ucapnya.

Guntur berharap media bisa menyebarluaskan kabar bahwa Tanjung Lesung sudah aman dikunjungi. “Kita angkat kembali sektor pariwisata Banten yang belum sepenuhnya pulih. Semoga dengan pemberitaan yang ramah terhadap pariwisata akan menimbulkan persepsi bahwa kawasan ini sudah seksi kembali dikunjungi,” terangnya. (kmd)

Komentar

Berita Lainnya