oleh

Tanpa Inovasi Guru, Makin Banyak Generasi Rebahan

Sumeks.co – Dirupsi teknologi di tengah pandemi begitu pesat. Dalam pendidikan pun, teknologi dimanfaatkan menjadi media pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Meskipun cepat, masih banyak guru yang tidak bisa beradaptasi akan hal tersebut. Hal itu diungkapkan oleh Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Henry Subiakto.

Dia mengatakan bahwa para guru masih belum bisa memanfaatkan teknologi dengan baik. Pasalnya, dengan teknologi, harusnya tenaga pengajar mulai bisa berinovasi dalam konten pengajarannya.

“Banyak yang mengeluh murid itu jadi generasi rebahan, karena ternyata para pendidik masih banyak menggunakan cara konvensional sama anak didik, akhirnya hanya ceramah dan memberikan tugas-tugas. Model ngajarnya ceramah,” ungkapnya dalam webinar, Senin (7/9).

Dengan melakukan hal yang sama seperti di sekolah, tentunya akan menciptakan kejenuhan bagi para murid. Bagaimana tidak jenuh, tidak adanya interaksi membuat para murid bosan.

“Itu jelas akan menciptakan kejenuhan kalau sampai 1 hari penuh di ceramahi lewaat zoom. Ini perlu adanya kreativitas, di kalangan dosen dan guru karena penggunaan internet tidak hanya sekedar memindahkan ceramahnya ke teknologi,” ujarnya.

Maka dari itu, guru perlu lebih paham akan esensi pembelajaran jarak jauh. Sebab, Indonesia saat ini disebut tengah mengalami darurat pendidikan.

“Harus memanfaatkan teknologi semaksimal mungkin, harus ada metode pendidikan baru yang cocok dengan pemanfaatan teknologi. Sehingga istilah merdeka belajar itu betul-betul terjadi,” kata dia.(jawapos.com)

Komentar

Berita Lainnya