oleh

Target Rehab Tahun Ini, Tetap 25 Orang

PRABUMULIH – Badan Narkotika Nasional (BNN) tidak hanya menjebloskan ke penjara penyalahgunaan narkoba didapat Kota Nanas ini.

Tetapi, juga memberikan rehabilitasi atau rehab bagi pencari narkoba ingin sembuh atau terbebas dari jeratan narkoba.

Kepala BNN, AKBP Ridwan SH melalui Kasi Rehab, A Junaidi SPsi mengatakan, kalau proses rehabilitasi pecandu narkoba di wilayahnya rutin dilakukan.

“Tahun ini, target rehab kita tetap 25 orang. Januari lalu, ada 8 orang penyalahgunaan narkoba telah menjalani proses rehab,” ujar Jun, sapaan akrabnya kepada awak media, Senin (15/2/2021).

Ia mengatakan, sebanyak 2 orang terpaksa rawat inap di Pusat Rehabilitasi Kalianda, Provinsi Lampung. Lalu, 6 orang menjalani rawat inap di Klik Praja Nugraha BNN.

“Sebanyak 5 orang merupakan Compulsari (Limpahan Polres Prabumulih). Lalu, 3 orang adalah Voluntary (Sukarela),” ujarnya.

Sementara itu, kata Jun, untuk Februari ini ada sekitar 6 orang dalam proses asist dan assement. Ungkapnya, proses asset sendiri diperlukan untuk melakukan skrining atau mengetahui penggunaan zat atau jenis narkoba dikonsumsi.

“Lalu, dilanjutkan basement. Untuk menentukan rawat jalan atau rawat inap, nanti dokter BNN yang melakukan pemeriksaan,” bebernya.

Terangnya, proses rehab sendiri berlangsung mulai 3 bulan hingga setahun. Sebutnya, bergantung rehab ringan atau berat.

“Kalau rehab ringan kita lakukan rawat jalan, kalau rehab berat rawat inap di sejumlah tempat rehab. Rehab sendiri meliputi; rehab medis, sosial, agama, dan lainnya,” pungkasnya. (03)

Komentar

Berita Lainnya