oleh

Tegakan disiplin protokkes, petugas gabungan gelar razia

Baturaja – Penegakan hukum bagi pelanggar Protokol Kesehatan covid-19 terus dilakukan oleh petugas gabungan. Setelah sebelumnya tim gabungan merazia pengendara di jalanan, kini petugas mulai merazia sejumlah tempat hiburan malam.

Sabtu (19/09/2020) malam, tim gabungan yang terdiri dari Kepolisian,TNI, Satpol PP, dinas kesehatan dan BPBD melakukan razia protokol Kesehatan covid-19 di tempat hiburan malam dan karaoke. Razia tersebut dilakukan dua tim yakni, wilayah Baturaja Timur dan Baturaja Barat.

Kasat Pol PP OKU Agus Salim melalui kasi Trantib Sofyan Mengungkapkan razia tersebut digelar dalam rangka menjalankan Peraturan Bupati No 52 Tahun tentang Protokol Kesehatan covid-19. Menurutnya peraturan ini selain mengatur orang pribadi juga mengatur perusahaan untuk memenuhi standar protokol Kesehatan covid-19.

” Ini penegakan hukum lanjutan, sebelumnya kita menindak warga yang tidak menggunakan masker di jalanan. Kali ini kita melakukan penegakan hukum bagi perusahaan yang tak memenuhi protokkes,” ujar Sofyan.
Dari hasil razia yang digelar hingga tengah malam tersebut, pihaknya tidak menemukan pelanggaran. Hanya saja pelaku usaha dihimbau untuk tetap menjaga jarak dan membatasi jumlah pengunjung agar tak berkerumun.

” Tidak ada yang kita tindak, namun tetap kita himbau agar tidak berkerumun dan menjalankan Protokol Kesehatan. Sesuai dengan perbub kita ada sanksi bagi pelanggar Protokol Kesehatan mulai sanksi sosial hingga denda,” Kata Sofyan.

Saat ini pihaknya belum menerapkan sanksi denda bagi pelanggar protokol. Namun jika masyarakat tetap melanggar dan tidak Disiplin maka sanksi denda bisa diterapkan.

” Kita akan lakukan sanksi denda jika masih banyak yang tidak disiplin. Untuk denda maksimal Rp 100 ribu untuk pribadi dan satu juta rupiah bagi pelaku usaha yang tak menerapkan perbub ini,” pungkasnya. (Ar)

Komentar

Berita Lainnya